KUALA KURUN – HaloKalteng.Com – Personel Polsek Manuhing, Polres Gunung Mas (Gumas) bersama perangkat desa Bereng Belawan, pengurus BUMDes, serta kelompok tani (poktan) mulai melakukan penanaman jagung hibrida di lahan desa seluas dua hektar.
Ini adalah aksi nyata dan sinergi aparat kepolisian dan masyarakat di Kabupaten Gumas untuk perkuat sektor pertanian. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk dukungan penuh terhadap program Asta Cita Presiden RI, yang telah menargetkan swasembada pangan nasional sektor jagung.
“Penanaman jagung kuartal II ini berfokus dengan menggunakan bibit unggul jenis Hibrida F1 Super BISI 99,” ucap Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K, M.H, melalui Kapolsek Manuhing Iptu Teguh Triyono, S.H, M.M, Sabtu, 2 Mei 2026
Dia mengatakan, pemilihan varietas ini diharapkan bisa menghasilkan panen yang melimpah, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga petani setempat melalui peran BUMDes sebagai pengelola hasil bumi.
“Kami komitmen untuk terus pantau perkembangan pertumbuhan tanaman jagung hingga masa panen tiba, guna memastikan program ketahanan pangan di Kabupaten Gumas berjalan sukses,” ujarnya.
Dia menyampaikan, lahan seluas dua hektar milik Pemerintah Desa Bereng Belawan ini akan menjadi percontohan bagi desa-desa lain di wilayah hukum Polsek Manuhing.
“Pentingnya kolaborasi lintas sektor agar program ketahanan pangan tidak berhenti pada seremonial semata,” jelasnya.
Dia menuturkan, keterlibatan Polri dalam bidang pertanian merupakan sebagai motor penggerak dalam mendukung program pemerintah di sektor produktif.
“Penanaman jagung hibrida ini adalah bukti konkret komitmen polri khususnya polsek manuhing dalam mendukung penuh visi swasembada pangan yang dicanangkan Presiden,” tuturnya.
Terpisah, Kepala Desa Bereng Belawan Rudyanto menyambut baik inisiatif ini. Kehadiran personel Polsek Manuhing di lapangan memberikan motivasi tambahan bagi para petani untuk tekun mengelola lahan tidur menjadi lahan yang menghasilkan nilai ekonomis tinggi.
“Kegiatan ini juga menjadi ajang pererat silaturahmi antara Polri dan warga. Dengan bekerja bersama di ladang, tercipta komunikasi yang lebih santai dan humanis yang turut membantu harkamtibmas,” terangnya.
Dalam pelaksanaannya, tambah dia, BUMDes juga dilibatkan secara aktif. Hal ini bertujuan agar rantai distribusi hasil panen nanti dapat dikelola dengan profesional.
“Dengan demikian, keuntungan yang didapat akan kembali diputar untuk pembangunan desa dan pemberdayaan petani,” pungkasnya. (Tim Redaksi)











