Menu

Mode Gelap
Akselerasi Swasembada Pangan, Polres Gunung Mas Sukses Panen Delapan Ton Jagung di Lahan Dinas Bupati Murung Raya Tegaskan Siap Pertahankan Keberadaan PPPK dan PPPK Paruh Waktu  Sapma PP Gunung Mas dan Bawaslu Teken MoU Pengawasan Partisipatif Pemilih Pemula Meriahkan Hari Jadi ke-24 Gunung Mas, PWI Gelar Lomba Video Reels Ratusan Pelajar Ikuti Bazar UMKM dan Pentas Seni Atlet Muda Katingan Bersinar Di Banjarmasin, Raih Dua Gelar Pada Kejuaraan Dayung Walikota Cup 2026

Berita Utama

Perayaan Harganas di Kotim Dihadiri Pj Bupati Gumas

badge-check


					Pj Bupati Gumas Herson B. Aden saat menghadiri kegiatan Harganas di Kota Sampit, Kamis (5/9) lalu. Perbesar

Pj Bupati Gumas Herson B. Aden saat menghadiri kegiatan Harganas di Kota Sampit, Kamis (5/9) lalu.

KUALA KURUN, Halokalteng.com – Pemkab Gunung Mas (Gumas ) beserta jajarannya menghadiri kegiatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) tingkat Provinsi ke-31, Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Provinsi ke-40 dan Temu Kerja Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) se-Kalteng di Kabupaten Kotim, pada Kamis 05 September 2024.

Pj Bupati Gunung Mas (Gumas) Herson B. Aden didampingi Istrinya Shella juga menghadiri kegiatan Harganas di Kotim tersebut, merupakan kebenggan tersendiri, karena Kabupaten Gumas merupakan kabupaten peringkat terendah dalam penanganan stunting.

Baca Juga : Pj Bupati Katingan Buka Secara Resmi Jalan Sehat Pemilu Damai 2024

“Ya kami sangat bangga daerah kita Gumas, tahun lalu kita meraih predikat pertama terendah untuk penanganan stunting, dan kita sangat apresiasi sekali atas kerjasama antara lintas sektor di Gumas dan itu tidak mudah mencapai angka 12,9 persen,” ucap Herson B Aden, dikomfirmasi, Minggu (8/9/2024).

Menurutnya, tantangan terbesar dalam pembangunan keluarga adalah tingginya prevalensi stunting yang mana sebagai salah satu indikator kualitas SDM. Hal ini harus dapat diatasi karena dapat berdampak pada masa depan, termasuk penurunan produktivitas.

Baca Juga : Dewan Dorong Masyarakat Tetap Ciptakan Lingkungan Bersih

“Fokus dalam waktu dekat ini adalah intervensi atau pendampingan terhadap Calon Pengantin (Catin), ibu hamil, dan balita. Kami harap balita yang mengalami masalah gizi, berdasarkan hasil intervensi serentak di Posyandu,” ujarnya.

Lalu sambung dia, di Posyandu juga dapat mendapatkan intervensi baik yang spesifik seperti ASI dan PMT maupun yang sensitif seperti penyediaan air bersih, sanitasi, dan pelayanan KB yang komprehensif.

“Maka kita berharap prevalensi stunting di Gumas terus menurun, dan tidak ada lagi anak-anak kita yang terkena stunting,” tandas Herson. (red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Akselerasi Swasembada Pangan, Polres Gunung Mas Sukses Panen Delapan Ton Jagung di Lahan Dinas

10 Juni 2026 - 13:49 WIB

Bupati Murung Raya Tegaskan Siap Pertahankan Keberadaan PPPK dan PPPK Paruh Waktu 

10 Juni 2026 - 11:12 WIB

PPPK dan PPPK Paruh Waktu

Sapma PP Gunung Mas dan Bawaslu Teken MoU Pengawasan Partisipatif Pemilih Pemula

9 Juni 2026 - 09:11 WIB

Meriahkan Hari Jadi ke-24 Gunung Mas, PWI Gelar Lomba Video Reels

7 Juni 2026 - 13:19 WIB

Ratusan Pelajar Ikuti Bazar UMKM dan Pentas Seni

7 Juni 2026 - 13:01 WIB

Trending di Berita Utama
error: Content is protected !!