KASONGAN – HaloKalteng.Com – Menjaga harga kebutuhan pokok tetap terkendali menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan. Upaya tersebut berjalan beriringan dengan dorongan untuk memperluas pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan pemerintahan.
Hal itu mengemuka saat Wakil Bupati Katingan, Firdaus, mengikuti Rakornas Pengendalian Inflasi serta Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) secara daring, Kamis 24 September 2026.
Firdaus mengikuti kegiatan tersebut dari Aula Media Center Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kabupaten Katingan.
Menurut Firdaus, pengendalian inflasi perlu dilakukan secara bersama-sama karena kondisi harga kebutuhan pokok berpengaruh terhadap kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Yang harus kita jaga adalah daya beli masyarakat. Karena itu, perkembangan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok harus terus menjadi perhatian,” kata Firdaus.
Dia juga menekankan pentingnya koordinasi antarperangkat daerah dalam memantau kondisi harga dan mengambil langkah yang diperlukan apabila terjadi perubahan di lapangan.
Sementara itu, melalui P2DD, pemerintah daerah didorong untuk meningkatkan pemanfaatan transaksi dan layanan berbasis digital.
Firdaus mengatakan, digitalisasi dapat menjadi salah satu cara untuk membuat pelayanan pemerintah lebih praktis sekaligus meningkatkan transparansi dalam pengelolaan penerimaan dan transaksi daerah.
“Pemanfaatan teknologi harus diarahkan untuk memberikan pelayanan yang lebih cepat, mudah dan transparan kepada masyarakat,” katanya.
Pemkab Katingan selanjutnya akan memperkuat koordinasi dan menyesuaikan kebijakan yang dibahas dalam Rakornas dengan kebutuhan daerah.
“Harapan kita, pengendalian inflasi dan digitalisasi dapat berjalan bersama untuk mendukung perekonomian daerah serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (AN)
















