Menu

Mode Gelap
Bank Kalteng Perpanjang Kerja Sama dengan Taspen, Permudah Layanan Pensiun ASN di Kalteng Polsek Rungan Tanam Jagung di Lahan Dua Hektare Desa Jalemu Masulan Satresnarkoba Polres Gunung Mas dan Polsek Manuhing Tangkap Pengedar Sabu di Desa Fajar Harapan Pick Up Bermuatan Solar ‘Menyala’ Disimpang Tiga Muara Laung Pembangunan RTLH Jadi Wujud Nyata TMMD Imbangan ke-128 di Tewang Baringin Hadiri Upacara Hardiknas 2026, Wakapolres Gunung Mas Tegaskan Komitmen Polri Kawal Kualitas Pendidikan

Berita Utama

KPU Katingan Umumkan Paslon Nomor Urut 3 Suara Terbanyak

badge-check


					Anggota KPU Kabupaten Katingan dan saksi paslon saat menandatangani berita acara Pleno KPU Perhitungan Suara yang berlangsung di DPRD Kabupaten Katingan Perbesar

Anggota KPU Kabupaten Katingan dan saksi paslon saat menandatangani berita acara Pleno KPU Perhitungan Suara yang berlangsung di DPRD Kabupaten Katingan

KASONGAN – Komisi pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Katingan melalui Rapat Pleno mengumumkan Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 3 Saiful – Firdaus memperoleh suara terbanyak pada Pilkada Kabupaten Katingan 2024.

Dikatakan Wahyuni, Ketua KPU Kabupaten Katingan, Paslon Nomor Urut 3 dinyatakan sebagai kandidat dengan suara terbanyak yaitu 29.522, disusul Paslon nomor urut 1, Sakariyas – Endang Susilawatie dengan jumlah suara 28.702. Menyusul Paslon Nomor urut 2. Suhaimi – Niko Demus yaitu 20.247.

“Jadi setelah kita lakukan pleno, hasilnya Paslon nomor urut tiga yang memiliki suara terbanyak,” Ungkap Wahyuni. Ketua KPU Kabupaten Katingan, usai rapat pleno di gedung DPRD Kabupaten Katingan. Rabu (4/12/2024).

Masih menurut Wahyuni, pihak KPU lewat pleno yang dilakukan, belum menyatakan siapa pemenang Pilkada Kabupaten Katingan, tetapi yang baru diumumkan adalah pemilik suara terbanyak.

“Kita baru sebatas mengumumkan hasil Pilkada dengan suara terbanyak, kita masih menunggu, siapa tahu ada yang keberatan atau mau melakukan gugatan,” Katanya.

Diakui Wahyuni, untuk pleno bupati dan wakil bupati, salah satu saksi Paslon yaitu nomor urut Satu, tidak menandatangani hasil pleno, dengan alasan, berdasarkan petunjuk tim Paslon.

“Soal menolak menandatangani hasil pleno, itu sah-sah saja, namun KPU sesuai aturan atau mekanisme, harus memutuskan hasil pleno yang ada lewat SK yang sudah dibacakan,” Tandasnya. (VRY)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bank Kalteng Perpanjang Kerja Sama dengan Taspen, Permudah Layanan Pensiun ASN di Kalteng

8 Mei 2026 - 11:34 WIB

Polsek Rungan Tanam Jagung di Lahan Dua Hektare Desa Jalemu Masulan

7 Mei 2026 - 14:27 WIB

Satresnarkoba Polres Gunung Mas dan Polsek Manuhing Tangkap Pengedar Sabu di Desa Fajar Harapan

6 Mei 2026 - 10:57 WIB

Pembangunan RTLH Jadi Wujud Nyata TMMD Imbangan ke-128 di Tewang Baringin

5 Mei 2026 - 13:45 WIB

Hadiri Upacara Hardiknas 2026, Wakapolres Gunung Mas Tegaskan Komitmen Polri Kawal Kualitas Pendidikan

4 Mei 2026 - 16:40 WIB

Trending di Berita Utama
error: Content is protected !!