Menu

Mode Gelap
Pemkab Katingan Dorong Pemanfaatan Infrastruktur Digital Lebih Berdampak Program MBG di Gunung Mas Jadi Lapangan Kerja Baru bagi Warga Pengedar Sabu Asal Palopo Ditangkap di Sungai Lunuk Prestasi Penurunan Stunting Katingan Diapresiasi di Tingkat Provinsi Pemkab Katingan Matangkan Persiapan Verifikasi Layanan Darurat 112 Perkuat Tata Kelola, RSUD Mas Amsyar Jalin Kerja Sama Hukum dengan Kejari Katingan

Berita Utama

Pemda Gumas Harus Percepat Salurkan ADD

badge-check


					Anggota DPRD Gumas Polie L Mihing (dua kanan) bersama koleganya sedang mengikuti rapat paripurna dewan, Senin (01/07/2024). Perbesar

Anggota DPRD Gumas Polie L Mihing (dua kanan) bersama koleganya sedang mengikuti rapat paripurna dewan, Senin (01/07/2024).

KUALA KURUN, Halokalteng.com – Pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mendengar adanya alokasi dana desa (ADD) yang saat ini, hampir semua desa di wilayah Kabupaten Gumas belum ada satupun tersalurkan. Hal itulah, DPRD Gumas mendorong pemerintah daerah setempat untuk secepatnya menyalurkan ADD tersebut.

Anggota DPRD Gumas Polie L Mihing terkait ADD desa itu kegunaan sebenarnya untuk operasional aparat di desa, yang mana untuk gaji karena memang diperlukan, supaya kinerja dari aparat desa juga lebih maksimal dalam pembangunan didesa mereka.

“Dana ADD ini yang belum tersalurkan ini hampir tujuh bulan, ini yang seharusnya disalurkan karena ini terkait juga keterlambatan dari masalam Perbup, yang mana itu sudah dievaluasi di biro Hukum Prov Kalteng,” ucap Polie L Mihing, Minggu (07/07/2024)

Menurut Polie, bagaimanapun kepala daerah harus bisa memberikan solusi dan segera untuk pembayaran daripada tunjangan, karena melalui itu juga aparat desa juga bisa menjalankan oprasional di desa masing-masing. Sebagai contoh menghadiri kegiatan di Kabupaten, kecamatan ini yang harus dipikirkan.

“Bagaimana mungkin, mereka memakai uang sendiri kalau tunjangan saja tidak ada, dan kami berharap bulan belum dibayar, kalau bisa itu harus segera dibayarkan, kepada aparat desa dan kades,” pesan pria asal Tumbang Miri ini.

Ia juga kembali menambahkan, kalau tidak dibayarkan ADD tersebut maka bisa menghambat dar ipada kelancara administrasi didesa tersebut, seperti untuk pembangunan, kegiatan, dan lain sebagainya, pasalnya ini dinilai sangat riskan dan penting sekali bagi desa.

“Gaji belum dibayar mereka ini nanti makan apa, untk kasih makan anak-anak serta menyengkolahkan anak mereka, ini yang harus diperhatikan oleh pemerintah daerah, terutama dinas terkait harus segera melakukan itu,” demikian Polie. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemkab Katingan Dorong Pemanfaatan Infrastruktur Digital Lebih Berdampak

30 April 2026 - 18:44 WIB

Program MBG di Gunung Mas Jadi Lapangan Kerja Baru bagi Warga

30 April 2026 - 11:53 WIB

Pengedar Sabu Asal Palopo Ditangkap di Sungai Lunuk

30 April 2026 - 10:30 WIB

pengedar sabu asal palopo

Prestasi Penurunan Stunting Katingan Diapresiasi di Tingkat Provinsi

30 April 2026 - 10:24 WIB

Pemkab Katingan Matangkan Persiapan Verifikasi Layanan Darurat 112

30 April 2026 - 09:13 WIB

Trending di Berita Utama