KASONGAN – HaloKalteng.Com – Masyarakat di Kecamatan Sanaman Mantikei dan Petak Malai, Kabupaten Katingan, diharapkan segera merasakan manfaat peningkatan infrastruktur melalui program Bakti TNI AD untuk Rakyat yang resmi dimulai pada Kamis 29 Oktober 2026.
Program yang dibuka Komandan Korem (Danrem) 102/Panju Panjung, Brigadir Jenderal TNI Wimoko, di Desa Tumbang Manggu, Kecamatan Sanaman Mantikei, tersebut menyasar pembangunan jalan, jembatan, sarana listrik, dan penyediaan air bersih, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Wimoko mengatakan, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu kebutuhan mendasar masyarakat untuk memperlancar akses dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pemerataan infrastruktur di wilayah 3T diharapkan dapat membuka akses sehingga berdampak pada perkembangan ekonomi, kehidupan sosial, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.
Sasaran pembangunan meliputi peningkatan jalan di dua titik dengan panjang sekitar 18 kilometer dan 21 kilometer, pembangunan jembatan, pembangkit listrik tenaga mikrohidro dan surya, serta sumur bor.
Sekretaris Daerah (Sekda) Katingan Christian Rain menyambut baik program tersebut. Dia menyebut pembangunan ini merupakan harapan masyarakat, khususnya warga di Kecamatan Sanaman Mantikei dan Petak Malai.
“Pemerintah daerah berharap TNI dapat menuntaskan kegiatan sesuai rencana dan harapan masyarakat. Program seperti ini manfaatnya langsung dirasakan, terutama di wilayah 3T,” kata Christian Rain.
Selain pembangunan fisik, kegiatan tersebut juga menghadirkan pengobatan gratis, pelayanan administrasi kependudukan, dan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat.
Program Bakti TNI AD untuk Rakyat ini direncanakan berlangsung selama dua hingga tiga bulan dengan melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, pihak perusahaan, serta unsur masyarakat. (AN)




















