Menu

Mode Gelap
Puluhan Operator Desa dan Kelurahan Dilatih Penginputan Data Prodeskel Bupati Optimis Varietas Padi Lokal Mampu Wujudkan Swasembada Pangan di Murung Raya Polsek Manuhing bersama Warga Panen Delapan Ton Jagung Hibrida Pembangunan dan Instalasi IPAL Dapur MBG Tuntas di Akhir Bulan April Polsek Rungan Serahkan Ratusan Kilogram Hasil Panen Jagung Hibrida ke Bulog Penerapan BLUD Merupakan Upaya Peningkatan Layanan Kesehatan Cepat dan Responsif

Kalimantan Tengah

Legislator Soroti Serapan Anggaran Minim, OPD Diminta Gerak Cepat

badge-check


					FOTO : Anggota DPRD Gumas Rayaniatie Djangkan. Perbesar

FOTO : Anggota DPRD Gumas Rayaniatie Djangkan.

 

KUALA KURUN Serapan anggaran Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Pemkab Gumas) triwulan III yang masih 85 persen, mendapat sorotan tajam dari anggota DPRD Gumas Rayaniatie Djangkan.

 

“Hal seperti ini sangat disayangkan, seharusnya [serapan anggaran] sudah mencapai 90 an persen,” kata Raya selepas hadiri pembukaan Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi (Rakordalev) Realisasi Pelaksanaan APBD Triwulan III Tahun Anggaran (TA) 2023 di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappedalitbang), Kamis 5 Oktober 2023.

Legislator tiga periode itu mengingatkan perangkat daerah agar menggenjot kinerja guna memaksimalkan serapan anggaran di akhir tahun 2023.

“Perangkat daerah harus gas poll dalam melaksanakan program pembangunan supaya anggarannya terserap dengan baik demi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan wilayah,” serunya.

Membuka Rakordalev Realisasi Pelaksanaan APBD Triwulan III TA 2023, Pj Sekda Gumas Richard membeberkan kondisi ABPD Gumas Triwulan III [kondisi pergeseran], yakni pendapatan daerah 59,84 persen, dengan komponen, pendapatan asli daerah 26,35 persen, pendapatan transfer 62,35 persen, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah 81,22 persen.

Belanja Daerah 58,37 persen, dengan komponen belanja operasi 60,36 persen, belanja modal 52,72 persen, belanja tidak terduga 3,54 persen dan belanja transfer 58,90 persen.

“Target penyerapan triwulan III adalah 85 persen. Bila melihat dari realisasi penyerapan, dapat diartikan kinerja kita tidak optimal,” ujar Richard.

Diakuinya realisasi pendapatan daerah triwulan III tahun 2023 lebih rendah dari tahun 2022 pada triwulan yang sama, yaitu turun 4,96 persen, sedangkan realisasi belanja triwulan III Tahun 2023 naik 2,23 persen dari tahun 2022 pada triwulan yang sama,” cetusnya.

Richard mengingatkan, hal itu menjadi perhatian bersama, untuk segera mengambil langkah-langkah strategis demi percepatan penyerapan anggaran di triwulan terakhir di akhir tahun 2023.

“Ambil kebijakan strategis dalam perangkat daerah masing- masing guna mempercepat realisasi pelaksanaan pembangunan sehingga anggaran dan output Pembangunan bagi masyarakat dapat segera terealisasi,” tegasnya.

Seluruh perangkat daerah dimintanya dari sekarang sudah harus mempersiapkan data capaian prestasi kinerja di dinas masing-masing, tentunya sesuai dengan target-target yang ditetapkan dalam target RPJMD maupun di Renstra. (AN/Nop)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Puluhan Operator Desa dan Kelurahan Dilatih Penginputan Data Prodeskel

13 April 2026 - 14:31 WIB

Polsek Manuhing bersama Warga Panen Delapan Ton Jagung Hibrida

11 April 2026 - 12:33 WIB

Pembangunan dan Instalasi IPAL Dapur MBG Tuntas di Akhir Bulan April

10 April 2026 - 14:59 WIB

Polsek Rungan Serahkan Ratusan Kilogram Hasil Panen Jagung Hibrida ke Bulog

10 April 2026 - 13:52 WIB

Penerapan BLUD Merupakan Upaya Peningkatan Layanan Kesehatan Cepat dan Responsif

8 April 2026 - 22:26 WIB

Trending di Berita Utama