Menu

Mode Gelap
Polres Gunung Mas Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Apresiasi Bhabinkamtibmas Dukung Program Pemerintah Ketua DPRD : HUT RI Jadi Momentum Ciptakan Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat Sebagai Pengayom Masyarakat, Penegak Hukum Adat Damang dan Mantir Wajib Miliki Kapasitas SDM Kritis, Kreatif dan Inovatif  Kejari Murung Raya Dukung Peran Lembaga Adat Menciptakan Masyarakat Aman, Tertib dan Harmonis  Jalan Sehat HUT RI ke-81 di Jakatan Raya Dikawal Polisi, Warga Makin Nyaman Beraktivitas Pemkab Dan DPRD Katingan Sepakati Arah Anggaran APBD 2027

Berita Utama

Dituding Ganggu Istri dan Anak, Pria di Katingan Tewas Dibunuh Saat Kejar Pelaku

badge-check


					FOTO : jenazah Korban saat dilakukan evakuasi pihak kepolisian di bantu warga. Perbesar

FOTO : jenazah Korban saat dilakukan evakuasi pihak kepolisian di bantu warga.

KASONGAN – HaloKalteng.com – Niat seorang pria di Kecamatan Katingan Tengah untuk membela kehormatan keluarganya justru berujung maut. Minti Udong (54), warga Desa Tumbang Kalemei, ditemukan tewas bersimbah darah dengan luka parah di bagian leher dan perut, Selasa 29 Juli 2025 pagi.

Berdasarkan data kepolisian, dia diduga menjadi korban penganiayaan saat berusaha mengejar pria yang diduga mengganggu istri dan anaknya. Pelaku diketahui bernama Sangkor bin Musa (54), yang sebelumnya dilaporkan masuk ke rumah korban dan melakukan tindakan kekerasan terhadap anak dan istri Minti. Insiden tersebut bermula sekitar pukul 08.00 WIB, saat Sangkor masuk ke rumah dan membekap anak korban, Mayang Sari, disaksikan ibunya, Intan.

Intan yang panik langsung berteriak hingga pelaku melepaskan anaknya, lalu memukul Intan sebelum kabur meninggalkan sepedanya di dekat lokasi. Namun tak lama kemudian, Sangkor kembali untuk mengambil sepeda tersebut. Intan kembali berteriak, membuat Sangkor melarikan diri.

Mendengar keributan itu, Minti Udong yang berada di pinggir sungai langsung mengambil sepeda motor dan sebilah parang untuk mengejar pelaku. Istrinya, Intan, dan anaknya, Widodo, kemudian ikut menyusul. Di Jalan Lintas Provinsi Dusun Kuluk Bendang, mereka menemukan sepeda milik Sangkor tergeletak di parit.

Saat melakukan pencarian di sekitar lokasi, Intan dan Widodo justru menemukan Minti Udong telah meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan. Luka serius di tubuh korban diduga akibat senjata tajam.

“Dugaan sementara, korban tewas setelah terjadi perkelahian dengan pelaku. Luka serius ditemukan di bagian leher dan perut korban,” jelas Kapolsek Katingan Tengah Ipda Mohd. Zulkifly Ramadhan, mewakili Kapolres Katingan AKBP Chandra Ismawanto, Selasa 29 Juli 2025.

Jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, pelaku berhasil diamankan polisi di sekitar Desa Batu Badinding setelah berusaha membawa kabur sepeda motor korban namun terjatuh.

“Tersangka mengalami luka akibat jatuh dan saat ini dirawat di rumah sakit. Karena memiliki riwayat gangguan kejiwaan, pemeriksaan kejiwaan juga akan dilakukan terhadap yang bersangkutan,” jelas Kapolsek.

Penyelidikan lebih lanjut masih berlangsung untuk memastikan motif dan kronologi lengkap kejadian tragis ini. (AN)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polres Gunung Mas Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Apresiasi Bhabinkamtibmas Dukung Program Pemerintah

17 Agustus 2026 - 15:56 WIB

Ketua DPRD : HUT RI Jadi Momentum Ciptakan Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat

17 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Sebagai Pengayom Masyarakat, Penegak Hukum Adat Damang dan Mantir Wajib Miliki Kapasitas SDM Kritis, Kreatif dan Inovatif 

16 Agustus 2026 - 06:12 WIB

Kejari Murung Raya Dukung Peran Lembaga Adat Menciptakan Masyarakat Aman, Tertib dan Harmonis 

16 Agustus 2026 - 05:59 WIB

Peran Lembaga Adat

Jalan Sehat HUT RI ke-81 di Jakatan Raya Dikawal Polisi, Warga Makin Nyaman Beraktivitas

15 Agustus 2026 - 17:28 WIB

Trending di Berita Utama
error: Content is protected !!