Menu ✖

Breaking News

Berita Utama

Katingan Expo 2025 Jadi Ajang Bangkitkan Ekonomi dan Budaya Lokal

badge-check

FOTO : Bupati dan Wakil Bupati Katingan saat pembukaan Katingan Expo 2025. Perbesar

FOTO : Bupati dan Wakil Bupati Katingan saat pembukaan Katingan Expo 2025.

KASONGAN – HaloKalteng.com – Pemerintah Kabupaten Katingan secara resmi membuka Katingan Expo dan Pasar Malam 2025 dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Katingan ke-23, Selasa 15 Juli 2025 malam.

Acara pembukaan berlangsung meriah di Lapangan Sport Center Kasongan dan ditandai dengan pemotongan pita serta pemukulan gong oleh Bupati Katingan, Saiful, didampingi Wakil Bupati Firdaus. Rangkaian kegiatan expo menampilkan berbagai potensi daerah, mulai dari produk UMKM, layanan publik, hingga seni budaya. Sejumlah stan dari organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, kecamatan, kelurahan, dan pelaku usaha turut serta memeriahkan pameran yang berlangsung selama hampir satu pekan ke depan.

Dalam sambutannya, Bupati Saiful menegaskan bahwa Katingan Expo bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum penting membangun kolaborasi dan mendorong kemandirian daerah. “Kita harus berani berdiri di kaki sendiri. Kita punya sumber daya, budaya, dan produk lokal yang bisa kita bangun bersama,” jelasnya.

Bupati juga mengajak semua peserta expo untuk tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga aktif menunjukkan inovasi dan semangat membangun. Dia menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung UMKM, termasuk melalui pelatihan, akses pasar digital, dan penguatan peran produk lokal di e-katalog nasional.

Tidak hanya ekonomi, Bupati Saiful juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pembangunan. Kemudian mengajak anak-anak muda Katingan untuk bangga terhadap jati diri lokal dan menjadikannya kekuatan dalam berkarya. “Jangan pernah merasa minder jadi orang Katingan. Justru itu yang harus kita banggakan,” pesannya.

Ketua Panitia Christian Rain menyampaikan bahwa expo tahun ini mengangkat tema “Gawi Hapakat, Belum Bahada”, yang berarti kerja sama dan hidup sesuai adat.

“Pameran melibatkan 26 OPD, 1 rumah sakit, serta 13 instansi vertikal dan swasta. Kegiatan berlangsung dari 12 hingga 21 Juli, termasuk Festival Budaya Penyang Hinje Simpei yang dipusatkan di Sport Center Kasongan,” ucap Christian Rain. (AN)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Subuh Keliling di Kecamatan Rungan, Kapolres Gunung Mas Ajak Masyarakat Cegah Karhutla

24 Okt 2026 - 09:00 WIB

Subuh Keliling di Kecamatan Rungan, Kapolres Gunung Mas Ajak Masyarakat Cegah Karhutla

Jumat Keliling di Masjid Al-Muhajirin, Polres Gunung Mas Perkuat Silaturahmi dan Kamtibmas

23 Okt 2026 - 15:27 WIB

Jumat Keliling di Masjid Al-Muhajirin, Polres Gunung Mas Perkuat Silaturahmi dan Kamtibmas

Peduli Lingkungan Pasca Karhutla, Kapolres Gunung Mas Tanam 50 Bibit Pucuk Merah

23 Okt 2026 - 15:00 WIB

Peduli Lingkungan Pasca Karhutla, Kapolres Gunung Mas Tanam 50 Bibit Pucuk Merah

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Di Kebun Sawit Katingan, Ada Luka Di Lengan

22 Okt 2026 - 19:54 WIB

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Di Kebun Sawit Katingan, Ada Luka Di Lengan

Sinergi Polres Gunung Mas dan Disnakerkop UKM : Buka Akses Lapangan Kerja Lewat Program Polisi Peduli Pengangguran

22 Okt 2026 - 12:35 WIB

Sinergi Polres Gunung Mas dan Disnakerkop UKM : Buka Akses Lapangan Kerja Lewat Program Polisi Peduli Pengangguran
Trending di Berita Utama
error: Content is protected !!