Menu

Mode Gelap
Personel Polsek Manuhing Bersama Warga Panen 2,5 Ton Jagung Targetkan Kemenangan 2029, Kepengurusan PKB Kalteng Masa Bakti 2026-2031 Resmi Kukuhkan Evaluasi Pelayanan Publik 2025, Wabup Katingan Hadiri Penyampaian Opini Ombudsman RI Tekan Dampak Pengurangan TKD, Bupati Katingan Usulkan Dukungan APBN-DAK 2027–2030 TP-PKK Katingan Dorong Aksi Nyata Kader Hadapi Stunting dan Tantangan Sosial Pemkab Katingan Lakukan Pelantikan 39 Pejabat, Perkuat Struktur Birokrasi

Berita Utama

Perdagangan Karbon Didorong Jadi Sumber Baru Pembangunan Berkelanjutan di Katingan

badge-check


					FOTO : Suasana penandatangan kesepakatan bersama Pemerintah dan pihak terkait lainnya untuk menjaga kelestarian alam. Perbesar

FOTO : Suasana penandatangan kesepakatan bersama Pemerintah dan pihak terkait lainnya untuk menjaga kelestarian alam.

KASONGAN – HaloKalteng.com – Perdagangan karbon mulai diposisikan sebagai sektor strategis yang berpotensi menjadi sumber pembiayaan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Katingan.

Guna memperkuat mekanisme dan tata kelola di sektor ini, Pemerintah Kabupaten Katingan menggelar rapat koordinasi lintas pemangku kepentingan pada Senin, 7 Juli 2025, di Aula Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Katingan Saiful dan dihadiri Wakil Bupati Firdaus, Wakil Ketua II DPRD Wiwin Susanto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Yobie Sandra, serta sejumlah pihak yang berkepentingan dalam pengelolaan kawasan gambut, mangrove, dan taman hutan raya.

Bupati Katingan Saiful, menekankan pentingnya kolaborasi dan tata kelola yang baik dalam setiap kerja sama perdagangan karbon yang melibatkan pihak ketiga, khususnya entitas swasta. Kemudian, mengingatkan agar setiap proses dilakukan secara transparan, taat regulasi, dan berpihak kepada masyarakat.

“Kami ingin investasi lingkungan seperti ini benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat lokal serta tetap menjaga keseimbangan ekologis kawasan gambut dan mangrove,” jelasnya.

Saiful menambahkan bahwa potensi karbon di Katingan cukup besar, namun pengelolaannya tidak boleh semata-mata mengejar keuntungan ekonomi. Aspek sosial dan lingkungan tetap harus menjadi dasar utama dalam setiap kesepakatan kerja sama.

Lanjutnya bahwa rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menyusun peta jalan perdagangan karbon daerah yang selaras dengan kebijakan nasional, sekaligus menjadikan Katingan sebagai pelopor dalam praktik perdagangan karbon berkelanjutan di tingkat kabupaten.

Dari hasil rapat tersebut juga menghasilkan komitmen bersama dengan melakukan penandatanganan kesepakatan antara Bupati, Kepala Desa, dan Lembaga Pengelola Hutan Desa. Hal ini dilakukan dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan sebagai aset ekonomi masa depan. (AN)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Personel Polsek Manuhing Bersama Warga Panen 2,5 Ton Jagung

14 Februari 2026 - 20:58 WIB

Targetkan Kemenangan 2029, Kepengurusan PKB Kalteng Masa Bakti 2026-2031 Resmi Kukuhkan

14 Februari 2026 - 13:09 WIB

Evaluasi Pelayanan Publik 2025, Wabup Katingan Hadiri Penyampaian Opini Ombudsman RI

13 Februari 2026 - 16:10 WIB

Tekan Dampak Pengurangan TKD, Bupati Katingan Usulkan Dukungan APBN-DAK 2027–2030

12 Februari 2026 - 14:28 WIB

TP-PKK Katingan Dorong Aksi Nyata Kader Hadapi Stunting dan Tantangan Sosial

11 Februari 2026 - 15:43 WIB

Trending di Berita Utama