Menu

Mode Gelap
Wabup Katingan Ikuti Sosialisasi, Penyaluran Kartu Huma Betang Sejahtera Ditarget Sebelum Lebaran Digitalisasi Produk Hukum, Pemkab Katingan Perkuat SDM Melalui Bimtek e-Regulasi Forum Konsultasi Publik RKPD 2027 Digelar, Wabup Firdaus Dorong Perencanaan Tepat Sasaran Polsek Sepang Kawal Distribusi MBG di Mihing Raya Diskominfostandi Katingan Terima Mahasiswa Magang, Dorong Peningkatan Kompetensi Digital Wujudkan Swasembada Pangan, Polsek Tewah Serahkan Ratusan Kilogram Jagung Hibrida ke Bulog

Berita Utama

Ibu dan Bayi Tewas Ditabrak Truk di Jalan Rusak Km 18 Trans Kalimantan

badge-check


					FOTO : Tragedi kecelakaan di Km 18 Trans Kalimantan.
Perbesar

FOTO : Tragedi kecelakaan di Km 18 Trans Kalimantan.

KASONGAN – HaloKalteng.com – Seorang ibu dan bayinya tewas di tempat setelah sepeda motor yang mereka tumpangi ditabrak truk kontainer dari belakang di Jalan Trans Kalimantan Km 18, Desa Hampalit, Kecamatan Katingan Hilir, Senin 9 Juni 2025 pagi, sekitar pukul 07.30 WIB.

Informasi yang dihimpun, korban saat itu dibonceng oleh suaminya. Saat melintasi jalan yang berlubang dan tergenang air, motor mereka melambat. Naas, dari arah belakang melaju truk kontainer yang langsung menghantam mereka.

Benturan keras membuat sang ibu dan bayi meninggal di lokasi kejadian. Sementara sang ayah mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Mas Amsyar Kasongan oleh relawan dari Alhuda Tim (AHT).

Kapolres Katingan AKBP Chandra Ismawanto melalui Kasatlantas Iptu Juwito membenarkan kejadian tersebut. “Korban ibu dan anak meninggal di TKP. Pengendara motor, yang merupakan suami korban, mengalami luka namun selamat,” jelasnya.

Saat ini, Satlantas Polres Katingan tengah melakukan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut terhadap sopir truk dan kronologi kejadian.

Jalan Km 18 yang merupakan jalur nasional lintas provinsi ini dikenal sering menjadi lokasi kecelakaan karena kerusakan yang belum diperbaiki secara serius. Warga menyebut kerusakan jalan sudah terjadi sejak lama dan kerap memicu kecelakaan fatal.

Warga setempat berharap dengan pemerintah terkait jangan sampai baru ada korban, baru pemerintah memperbaiki kerusakan jalan di lokasi tersebut.

“Di Lokasi ini sudah banyak memakan korban, terutama korban jiwa hari ini. Sudah lama masyarakat melaporkan agar jalan tersebut segera di perbaiki. Kita punya jalan atas nama jalan provinsi, tetapi seperti tidak adanya suatu pemerintah. Artinya, segera diperbaiki, sebelim bertambah korban jiwa lagi,” ucap warga setempat yang tidak ingin disebut nama. (AN)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wabup Katingan Ikuti Sosialisasi, Penyaluran Kartu Huma Betang Sejahtera Ditarget Sebelum Lebaran

25 Februari 2026 - 17:15 WIB

Digitalisasi Produk Hukum, Pemkab Katingan Perkuat SDM Melalui Bimtek e-Regulasi

25 Februari 2026 - 17:03 WIB

Forum Konsultasi Publik RKPD 2027 Digelar, Wabup Firdaus Dorong Perencanaan Tepat Sasaran

24 Februari 2026 - 14:47 WIB

Polsek Sepang Kawal Distribusi MBG di Mihing Raya

23 Februari 2026 - 16:51 WIB

Diskominfostandi Katingan Terima Mahasiswa Magang, Dorong Peningkatan Kompetensi Digital

20 Februari 2026 - 16:40 WIB

Trending di Berita Utama