Menu ✖

Breaking News

Berita Utama

Paslon Bupati dan Wakil Bupati Katingan Jangan Mengunakan Politik Identitas

badge-check

FOTO : Calon Bupati Katingan Sakariyas dan calon Wakil Bupati Katingan Endang Susilawatie. Perbesar

FOTO : Calon Bupati Katingan Sakariyas dan calon Wakil Bupati Katingan Endang Susilawatie.

KASONGAN – HaloKalteng.com – Calon Bupati Katingan Sakariyas, mengajak pasangan calon (paslon) lainnya agar menghindari potensi penggunaan politik identitas, terutama identitas keagamaan pada pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 27 November 2024.

“Saya mengimbau kepada rekan sahabat saya yang juga calon Bupati dan Wakil Bupati. Ayo kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban dengan tidak mengatasnamankan politik indentitas. Karena saat masih menjabat, sering menyampaikan bahwa saya ini Bupati Katingan dan bukan Bupati Agama. Kita perlu hati-hati,” jelas Sakariyas, kepada sejumlah wartawan, Rabu 9 Oktober 2024.

Ketua DPC PDI Perjuangan ini mengatakan Kabupaten Katingan bermacam corak agama. Inilah yang harus dijaga, jangan sampai muncul bahasa-bahasa membawa agama lain terutam dalam hal politik identitas.

“Namun, selama inikan ada saja salah satu calon kita yang selalu berbicara di masjid-masjid atas nama ini dan itu. Padahal tidak boleh sebenarnya,”tegasnya.

Oleh sebab itu, dirinya meminta Badan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Katingan agar melakukan pengawasan terhadap semua pasangan calon apabila melakukan ceramah dirumah ibadah.

“Saya pikir hal ini tidak dibolehkan, kalau memang aturannya tidak boleh. Bagaimana nanti jika kita terpilih sebagai kepala daerah atau Bupati, kita hanya mikir agamanya saja. Berartikan kalau saya agama Kristen, maka saya memikirkan Kristen saja. Namun tidak begitu,”ungkapnya.

Selain itu Sakariyas juga mengajak masyarakat untuk tidak mengunakan politik identitas tersebut. Karena madharat-nya sangat besar dan dapat berujung pada disintegrasi bangsa. Hal ini disampaikan dalam rangka terciptanya suasana kondusif di tengah masyarakat khususnya di Kabupaten Katingan.

“Saya mempersilahkan masyarakat yang menilai ketika dirinya sebagai Bupati Katingan periodenya 5 tahun. Namun, masa kerja saya itu hanya dua tahun saja. Boleh dilihat, karena dulu masalahnya kita ada musibah covid-19, ada banjir dan sebagainya sehingga kita tidak maksimal bekerja,”ucapnya. (AS)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Delapan Orang Positif Tes Urine, Polres Katingan Periksa Dua Tempat Hiburan Malam

18 Okt 2026 - 12:46 WIB

Delapan Orang Positif Tes Urine, Polres Katingan Periksa Dua Tempat Hiburan Malam

Polres Gunung Mas Gelar Operasi Sarang Narkoba, Tes Urine 10 Pengunjung Tempat Hiburan Malam

18 Okt 2026 - 10:21 WIB

Polres Gunung Mas Gelar Operasi Sarang Narkoba, Tes Urine 10 Pengunjung Tempat Hiburan Malam

Cegah Karhutla Berulang, Kapolres Gunung Mas Pimpin Patroli Malam di Jalur Rawan

18 Okt 2026 - 10:17 WIB

Cegah Karhutla Berulang, Kapolres Gunung Mas Pimpin Patroli Malam di Jalur Rawan

Kapolres Gunung Mas Gelar Jumat Keliling, Ajak Jemaah Cegah Karhutla dan Jaga Kamtibmas

16 Okt 2026 - 17:20 WIB

Kapolres Gunung Mas Gelar Jumat Keliling, Ajak Jemaah Cegah Karhutla dan Jaga Kamtibmas

Diskominfostandi Katingan Bentuk Kim Muda, Ajak Pelajar Sebarkan Informasi Positif

16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Diskominfostandi Katingan Bentuk Kim Muda, Ajak Pelajar Sebarkan Informasi Positif
Trending di Berita Utama
error: Content is protected !!