Menu

Mode Gelap
Polres Gunung Mas Sulap Lahan Tidur Jadi Kebun Jagung Produktif Polsek Manuhing Gandeng BUMDes Kelola Dua Hektar Lahan Pertanian Pemkab Katingan Dorong Pemanfaatan Infrastruktur Digital Lebih Berdampak Indeks Desa dan CMS Jadi Instrumen Baru Pembangunan Desa di Katingan Program MBG di Gunung Mas Jadi Lapangan Kerja Baru bagi Warga Pengedar Sabu Asal Palopo Ditangkap di Sungai Lunuk

Berita Utama

Adanya Sistem Satu Data Bisa Dukung Kinerja Pemda

badge-check


					Ketua DPRD Gumas Binartha Perbesar

Ketua DPRD Gumas Binartha

KUALA KURUN, Halokalteng.com – Dengan dikenalkannya sistem satu data yang dilakukan, oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Gunung Mas. Olehnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas mengapresiasi adanya sistem satu data agar ada percekcokan antara pusat dan daerah, sehingga menghasilkan data yang akurat.

“Dengan adanya sistem satu data itu, maka tujuannya jelas untuk menghasilkan Data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses,” ucap Anggota DPRD Gunung Mas Binartha, Minggu (1/9/2024).

Selain itu, sambung dia, antara instansi dapat dibagi pakaikan baik di Instansi Pusat dan Instansi Daerah melalui pemenuhan Standar Data, Metadata, Interoperabilitas Data, dan yang menggunakan kode referensi dan sehingga terdata di induk yang sangat diperlukan untuk perencanaan yang lebih terukur dan monitoring.

“Terlebih bisa dievaluasi pembangun dalam mengatur penyelenggaraan tata Kelola data, di setiap instansi yang dihasilkan oleh instansi pusat dan instansi daerah untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Gunung Mas Richard F Lundjo menjelaskan kebijakan Satu Data Indonesia ini, penting untuk dilaksanakan mengingat bahwa semua di daerah bahkan di pusat sekalipun mengalami permasalahan yang sama terkait data tersebut.

“Sehingga data yang belum berkualitas yang belum memenuhi standar dan tidak adanya metadata, dan sistem basis data sektoral yang belum terpadu, sebagai contoh adalah data mengenai kependudukan, yaitu jumlah penduduk, pasti akan berbeda apabila disandingkan antara data dari Dinas dengan BPS,” ungkap dia

Hal ini perlu dicermati, tambahan Richard, bukan sebagai membenarkan satu dibandingkan dengan yang lain, namun bagaimana mampu membedakan data tersebut untuk tujuan dan keperluan apa, karena perbedaan data tersebut berada pada standarisasi dan fokus yang tidak sama.(red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polres Gunung Mas Sulap Lahan Tidur Jadi Kebun Jagung Produktif

2 Mei 2026 - 11:55 WIB

Polsek Manuhing Gandeng BUMDes Kelola Dua Hektar Lahan Pertanian

2 Mei 2026 - 09:14 WIB

Pemkab Katingan Dorong Pemanfaatan Infrastruktur Digital Lebih Berdampak

30 April 2026 - 18:44 WIB

Indeks Desa dan CMS Jadi Instrumen Baru Pembangunan Desa di Katingan

30 April 2026 - 16:35 WIB

Program MBG di Gunung Mas Jadi Lapangan Kerja Baru bagi Warga

30 April 2026 - 11:53 WIB

Trending di Berita Utama