Menu

Mode Gelap
Polsek Tewah Bersama TNI dan Pemerintah Kecamatan Salurkan Air Bersih untuk Warga Desa Sarerangan Polres Katingan Dan Serdik SPPK Perkuat Langkah Cegah Karhutla Polwan Peduli 2026, Kapolres Gunung Mas Salurkan Logistik hingga Oksigen untuk Satgas Karhutla Karhutla Jadi Perhatian, Pemkab Katingan Perkuat Koordinasi Satgas Pramuka Peduli Bantu Petugas BPBD Katingan Di Tengah Kemarau dan Karhutla, Polres Gunung Mas Gelar Salat Istisqo Memohon Turunnya Hujan

Berita Utama

DPRD Minta Generasi Muda Jangan Menikah Dini

badge-check


					FOTO : Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas Indra K Kiaji Perbesar

FOTO : Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas Indra K Kiaji

KUALA KURUN – HaloKalteng.Com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Indra H Kiaji mengingatkan generasi muda, untuk tidak menikah pada usia anak atau menikah usia dini.

“Jangan menikah pada usia dini. Lebih baik mereka menggapai cita-cita terlebih dahulu, untuk masa depan yang lebih cerah. Tidak harus menjadi ASN, karena banyak pekerjaan yang bisa dilakukan untuk meningkatkan perekonomian keluarga,” ucap Indra, Kamis, 4 September 2025.

Daripada menikah di usia dini, lanjut dia, maka lebih baik generasi muda mengikuti berbagai kegiatan positif, yang mampu mengasah kemampuan untuk masa depan, seperti olahraga, kesenian dan lainnya.

“Kami berharap kepada generasi muda, baik itu laki-laki maupun perempuan harus siap secara mental maupun fisik, untuk berumah tangga atau memiliki anak,” tegasnya.

Contoh untuk perempuan, harus siap secara fisik dan mental untuk menjadi seorang istri dan ibu. Apabila belum siap, maka dikhawatirkan akan melahirkan anak dengan kondisi stunting. Selain itu, bagi laki-laki yang akan menikah, juga harus siap menjadi kepala keluarga, dan seorang suami yang memberikan nafkah lahir batin untuk istri.

“Khusus perempuan, harus siap secara fisik agar ketika hamil, jalin dalam kandungan tumbuh sehat dan tidak lahir stunting,” terang Politikus Partai PDIP ini.

Dia meminta kepada orang tua, agar lebih proaktif mencegah pernikahan di usia dini, karena banyak dampak negatifnya seperti rentan alami masalah karena pengendalian emosi masih belum stabil, sehingga berujung pada perceraian, serta juga akan berdampak pada kesehatan, psikologis dan sosial.

“Kami minta setiap orang tua harus mampu menilai anaknya sudah layak untuk menikah atau belum. Dengan menghindari pernikahan dini, maka angka stunting turun sehingga menghasilkan generasi muda serta sumber daya manusia (SDM) unggul,” tandasnya. (Tim Redaksi)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polsek Tewah Bersama TNI dan Pemerintah Kecamatan Salurkan Air Bersih untuk Warga Desa Sarerangan

11 September 2026 - 13:32 WIB

Polres Katingan Dan Serdik SPPK Perkuat Langkah Cegah Karhutla

10 September 2026 - 21:16 WIB

Polwan Peduli 2026, Kapolres Gunung Mas Salurkan Logistik hingga Oksigen untuk Satgas Karhutla

10 September 2026 - 15:48 WIB

Karhutla Jadi Perhatian, Pemkab Katingan Perkuat Koordinasi

10 September 2026 - 15:33 WIB

Satgas Pramuka Peduli Bantu Petugas BPBD Katingan

10 September 2026 - 14:51 WIB

Trending di Berita Utama
error: Content is protected !!