Menu

Mode Gelap
Wabup Katingan Ikuti Sosialisasi, Penyaluran Kartu Huma Betang Sejahtera Ditarget Sebelum Lebaran Digitalisasi Produk Hukum, Pemkab Katingan Perkuat SDM Melalui Bimtek e-Regulasi Forum Konsultasi Publik RKPD 2027 Digelar, Wabup Firdaus Dorong Perencanaan Tepat Sasaran Polsek Sepang Kawal Distribusi MBG di Mihing Raya Diskominfostandi Katingan Terima Mahasiswa Magang, Dorong Peningkatan Kompetensi Digital Wujudkan Swasembada Pangan, Polsek Tewah Serahkan Ratusan Kilogram Jagung Hibrida ke Bulog

Berita Utama

Dituding Ganggu Istri dan Anak, Pria di Katingan Tewas Dibunuh Saat Kejar Pelaku

badge-check


					FOTO : jenazah Korban saat dilakukan evakuasi pihak kepolisian di bantu warga. Perbesar

FOTO : jenazah Korban saat dilakukan evakuasi pihak kepolisian di bantu warga.

KASONGAN – HaloKalteng.com – Niat seorang pria di Kecamatan Katingan Tengah untuk membela kehormatan keluarganya justru berujung maut. Minti Udong (54), warga Desa Tumbang Kalemei, ditemukan tewas bersimbah darah dengan luka parah di bagian leher dan perut, Selasa 29 Juli 2025 pagi.

Berdasarkan data kepolisian, dia diduga menjadi korban penganiayaan saat berusaha mengejar pria yang diduga mengganggu istri dan anaknya. Pelaku diketahui bernama Sangkor bin Musa (54), yang sebelumnya dilaporkan masuk ke rumah korban dan melakukan tindakan kekerasan terhadap anak dan istri Minti. Insiden tersebut bermula sekitar pukul 08.00 WIB, saat Sangkor masuk ke rumah dan membekap anak korban, Mayang Sari, disaksikan ibunya, Intan.

Intan yang panik langsung berteriak hingga pelaku melepaskan anaknya, lalu memukul Intan sebelum kabur meninggalkan sepedanya di dekat lokasi. Namun tak lama kemudian, Sangkor kembali untuk mengambil sepeda tersebut. Intan kembali berteriak, membuat Sangkor melarikan diri.

Mendengar keributan itu, Minti Udong yang berada di pinggir sungai langsung mengambil sepeda motor dan sebilah parang untuk mengejar pelaku. Istrinya, Intan, dan anaknya, Widodo, kemudian ikut menyusul. Di Jalan Lintas Provinsi Dusun Kuluk Bendang, mereka menemukan sepeda milik Sangkor tergeletak di parit.

Saat melakukan pencarian di sekitar lokasi, Intan dan Widodo justru menemukan Minti Udong telah meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan. Luka serius di tubuh korban diduga akibat senjata tajam.

“Dugaan sementara, korban tewas setelah terjadi perkelahian dengan pelaku. Luka serius ditemukan di bagian leher dan perut korban,” jelas Kapolsek Katingan Tengah Ipda Mohd. Zulkifly Ramadhan, mewakili Kapolres Katingan AKBP Chandra Ismawanto, Selasa 29 Juli 2025.

Jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, pelaku berhasil diamankan polisi di sekitar Desa Batu Badinding setelah berusaha membawa kabur sepeda motor korban namun terjatuh.

“Tersangka mengalami luka akibat jatuh dan saat ini dirawat di rumah sakit. Karena memiliki riwayat gangguan kejiwaan, pemeriksaan kejiwaan juga akan dilakukan terhadap yang bersangkutan,” jelas Kapolsek.

Penyelidikan lebih lanjut masih berlangsung untuk memastikan motif dan kronologi lengkap kejadian tragis ini. (AN)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wabup Katingan Ikuti Sosialisasi, Penyaluran Kartu Huma Betang Sejahtera Ditarget Sebelum Lebaran

25 Februari 2026 - 17:15 WIB

Digitalisasi Produk Hukum, Pemkab Katingan Perkuat SDM Melalui Bimtek e-Regulasi

25 Februari 2026 - 17:03 WIB

Forum Konsultasi Publik RKPD 2027 Digelar, Wabup Firdaus Dorong Perencanaan Tepat Sasaran

24 Februari 2026 - 14:47 WIB

Polsek Sepang Kawal Distribusi MBG di Mihing Raya

23 Februari 2026 - 16:51 WIB

Diskominfostandi Katingan Terima Mahasiswa Magang, Dorong Peningkatan Kompetensi Digital

20 Februari 2026 - 16:40 WIB

Trending di Berita Utama