Menu

Mode Gelap
Saiful Dorong Percepatan Reforma Agraria di Kalteng Saat Reses Komisi II DPR RI Perkuat Ketahanan Pangan, Polsek Kurun Bersama Kelompok Tani Saribumi Mulai Penanaman Jagung Kuartal II Disperkimtan Katingan dan DPRD Kotim Bahas Optimalisasi Pembangunan Perumahan Diduga Berasal dari Dapur, Rumah Petani di Katingan Tengah Dilalap Api Tema TMMD ke-128 Jadi Penguat Sinergi Bangun Desa di Katingan Cegah Lakalantas, Satlantas Polres Gumas Gotong Royong Bersihkan Tumpukan Pasir di Bundaran Kuala Kurun

Berita Utama

Jaga Huma Lewu Cegah Stunting Ini Inovasi di Dinkes Gumas

badge-check


					Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Gumas Heriyanto  Perbesar

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Gumas Heriyanto 

KUALA KURUN, Halokalteng.com  – Saat ini, Program dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Gumas) terus mengkampanyekan inovasi gerakan Jaga Huma Lewu, agar menurunkan dan mencegah kejadian stunting di daerah yang berjuluk Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini.

Hal itulah, Kepala Dinkes Gumas Arnold Usup melalui Kabid Kesehatan Masyarakat Heriyanto menjelaskan, inovasi Jaga Huma Lewu ini dalam rangka menjaga dan mempertahankan angka Stunting yang rendah, dimana saat ini prevalensi stunting di Kabupaten Gunung Mas berada di angka 12,9 persen.

“Harapan kita dengan adanya inovasi Jaga Huma Lewu dan mencegah stunting ini, sehingga bermanfaat bagi OPD dalam pemanfaatan data sasaran selain Dinkes, yaitu DP2KBP3A dan Dinsos. Hal ini kita lakukan dan dapat di manfaatkan dalam upaya peningkatan upaya perbaikan gizi masyarakat, sehingga data sasaran valid dan terintegrasi sehingga upaya penanganan kasus stunting bisa tertangani dengan baik,” ucap Heriyanto, Selasa (30/7).

Sedangkan, ujarnya, aksi perubahan ini dilatarbelakangi kondisi saat ini dimana permasalahan masih belum termanfaatkannya data by name by adress yang sudah ada di beberapa perangkat daerah, maka terobosan inovasi yang dilakukan diperlukan langkah inovatif dalam menyandingkan data yang ada dari tiga perangkat daerah tersebut.

“Inovasi Jaga Huma Lewu lewat satu data ini yaitu dengan berbasiskan software windows database berbasis excel diambil dari data e-PPGBM di Dinkes dan data DTKS ada di Dinsos dan data keluarga beresiko stunting dari DP2KBP3A,” ujarnya

Oleh sebab itu, sambung Heriyanto, diharapkan dapat terfokuskannya penanganan sasaran ke keluarga beresiko stunting, keluarga miskin, ekstrim dan bayi balita stunting, sehingga terwujudnya data terintegrasi.

Maka dia berharap kedepan, dengan berjalannya program jaga huma lewu cegah stunting ini, sehingga dapat terwujudnya Kabupaten Gumas bebas stunting, dan serta meningkatnya derajat kesehatan masyarakat di daerah ini.

Selain itu, dijelaskan Heriyanto, dinas terkait seperti Dinas P2KBP3A Gumas sangat mendukung program jaga huma lewu cegah stunting tersebut, dan itu merupakan rancangan aksi perubahan di lakukan oleh pihak Dinkes setempat.

“Maka harapan kami dengan inovasi ini, dapat dimanfaatkan data yang kita lakukan bisa tepat sasaran, dalam penanganan stunting, sehingga daerah kita bisa bebas stunting dan meningkatnya derajat kesehatan masyarakat,” tandas dia. (red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Saiful Dorong Percepatan Reforma Agraria di Kalteng Saat Reses Komisi II DPR RI

23 April 2026 - 21:59 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Polsek Kurun Bersama Kelompok Tani Saribumi Mulai Penanaman Jagung Kuartal II

23 April 2026 - 15:36 WIB

Disperkimtan Katingan dan DPRD Kotim Bahas Optimalisasi Pembangunan Perumahan

23 April 2026 - 01:16 WIB

Diduga Berasal dari Dapur, Rumah Petani di Katingan Tengah Dilalap Api

22 April 2026 - 20:04 WIB

Tema TMMD ke-128 Jadi Penguat Sinergi Bangun Desa di Katingan

22 April 2026 - 14:46 WIB

Trending di Berita Utama