Menu

Mode Gelap
Polsek Tewah Bersama TNI dan Pemerintah Kecamatan Salurkan Air Bersih untuk Warga Desa Sarerangan Polres Katingan Dan Serdik SPPK Perkuat Langkah Cegah Karhutla Polwan Peduli 2026, Kapolres Gunung Mas Salurkan Logistik hingga Oksigen untuk Satgas Karhutla Karhutla Jadi Perhatian, Pemkab Katingan Perkuat Koordinasi Satgas Pramuka Peduli Bantu Petugas BPBD Katingan Di Tengah Kemarau dan Karhutla, Polres Gunung Mas Gelar Salat Istisqo Memohon Turunnya Hujan

Berita Utama

DPRD Ingatkan Jangan Fokus Target Penyerapan Anggaran

badge-check


					FOTO : Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Gunung Mas Evandi Perbesar

FOTO : Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Gunung Mas Evandi

KUALA KURUN – HaloKalteng.Com – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Evandi meminta ke perangkat daerah terkait, agar bisa mengedepankan efektivitas pelaksanaan pembangunan daerah, dibandingkan harus mengejar target penyerapan anggaran.

“Tolak ukur keberhasilan pembangunan daerah itu tidak lagi sebatas tingginya serapan anggaran. Jauh lebih penting adalah setiap anggaran menghasilkan pembangunan yang berkualitas, tepat sasaran dan memberi manfaat untuk masyarakat,” ucap Evandi, Jumat, 24 Juli 2026.

Khusus untuk pembangunan pada zona III, kata dia, secara umum pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan sudah berjalan cukup baik. Namun, masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang membutuhkan perhatian lebih besar dan harus segera diselesaikan.

“Pembangunan infrastruktur di zona III sudah sejak lama menjadi perhatian serius komisi II DPRD. Dari pemerintah daerah juga menunjukkan keseriusan dalam menangani persoalan tersebut, akan tetapi hasilnya dinilai belum maksimal,” terangnya.

Politisi Partai NasDem ini mengatakan, salah satu faktor utama yang menghambat upaya percepatan pembangunan yakni keterbatasan anggaran daerah. Saat ini, daerah masih menghadapi persoalan yakni belum optimalnya dana transfer pemerintah pusat dan dana bagi hasil (DBH) yang belum sepenuhnya tersalurkan.

“Kondisi yang terjadi tersebut berdampak langsung pada kemampuan fiskal daerah, dalam membiayai pembangunan,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diterima, kondisi kas daerah juga belum terlalu baik. Jadi wajar kalau beberapa program pembangunan belum berjalan maksimal. Diharapkan ketika kondisi keuangan daerah membaik, maka pembangunan infrastruktur di zona III menjadi prioritas utama.

“Saya melihat komitmen dari pemerintah sudah ada, tapi memang belum maksimal. Kemungkinan besar karena kemampuan anggaran yang masih terbatas,” jelasnya.

Dia juga menyoroti masih banyaknya jembatan kayu di zona III yang berusia tua dan dinilai sudah tidak layak digunakan. Kondisi tersebut akan berpotensi mengganggu mobilitas masyarakat sekitar, serta meningkatkan risiko keselamatan pengguna jalan.

“Jembatan kayu itu sebagian besar sudah termakan usia. Saya menilai sudah saatnya diganti menjadi box culvert atau jembatan besi, tergantung panjang bentangan,” tegasnya.

Sejauh ini, tambah dia, komisi II telah berkoordinasi dengan dinas pekerjaan umum setempat, sehingga proses penggantian jembatan kayu itu dilakukan secara bertahap setiap tahun, yang menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

“Kami berharap setiap tahun ada satu, dua, atau tiga jembatan yang dapat ditingkatkan. Target besarnya, ke depan sudah tidak ada lagi jembatan kayu di ruas jalan kabupaten,” pungkasnya. (Tim Redaksi)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polsek Tewah Bersama TNI dan Pemerintah Kecamatan Salurkan Air Bersih untuk Warga Desa Sarerangan

11 September 2026 - 13:32 WIB

Polres Katingan Dan Serdik SPPK Perkuat Langkah Cegah Karhutla

10 September 2026 - 21:16 WIB

Polwan Peduli 2026, Kapolres Gunung Mas Salurkan Logistik hingga Oksigen untuk Satgas Karhutla

10 September 2026 - 15:48 WIB

Karhutla Jadi Perhatian, Pemkab Katingan Perkuat Koordinasi

10 September 2026 - 15:33 WIB

Satgas Pramuka Peduli Bantu Petugas BPBD Katingan

10 September 2026 - 14:51 WIB

Trending di Berita Utama
error: Content is protected !!