Menu

Mode Gelap
Puluhan Operator Desa dan Kelurahan Dilatih Penginputan Data Prodeskel Bupati Optimis Varietas Padi Lokal Mampu Wujudkan Swasembada Pangan di Murung Raya Polsek Manuhing bersama Warga Panen Delapan Ton Jagung Hibrida Pembangunan dan Instalasi IPAL Dapur MBG Tuntas di Akhir Bulan April Polsek Rungan Serahkan Ratusan Kilogram Hasil Panen Jagung Hibrida ke Bulog Penerapan BLUD Merupakan Upaya Peningkatan Layanan Kesehatan Cepat dan Responsif

Berita Utama

Warga Asem Kumbang Temukan Mayat Pria Tersangkut Ranting

badge-check


					FOTO : Kondisi Jenazah Korban saat tersangkut ranting-ranting di aliran sungai. Perbesar

FOTO : Kondisi Jenazah Korban saat tersangkut ranting-ranting di aliran sungai.

KASONGAN – HaloKalteng.com – Aktivitas warga di aliran sungai Desa Asem Kumbang, Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan, mendadak terhenti pada Minggu 28 Desember 2025 sore. Sesosok mayat pria ditemukan mengapung di sungai, tersangkut di antara ranting-ranting kayu di tepian aliran air.

Penemuan itu terjadi sekitar pukul 16.45 WIB saat warga melintas menggunakan perahu. Tubuh korban terlihat tidak bergerak, mengapung perlahan mengikuti arus sungai, hingga akhirnya menarik perhatian warga sekitar.

Kabar penemuan mayat tersebut pertama kali disampaikan oleh seorang anak bernama Mumu kepada warga desa. Informasi itu dengan cepat menyebar, membuat warga bergegas menuju lokasi kejadian untuk memastikan kondisi di lapangan.

Demi mencegah jenazah terbawa arus lebih jauh, warga setempat berinisiatif menarik tubuh korban ke arah dermaga terdekat. Upaya tersebut dilakukan secara gotong royong sebelum akhirnya peristiwa itu dilaporkan kepada aparat kepolisian.

Kapolsek Tasik Payawan dan Kamipang, Ipda Didik Ariyanto, membenarkan kejadian tersebut. Dia menyampaikan bahwa korban diketahui bernama Ari (33), warga Desa Tumbang Runen, Kecamatan Kamipang.

“Informasi dari warga sekitar lokasi kejadian menyebutkan korban sudah tidak pulang ke rumah selama kurang lebih empat hari sebelum ditemukan,” kata Kapolsek.

Menurutnya, proses penanganan awal sempat mengalami kendala karena hujan yang turun di wilayah tersebut serta kondisi penerangan yang minim, sehingga menyulitkan evakuasi di lokasi sungai.

Kapolsek menambahkan, pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah awal berupa mendatangi tempat kejadian perkara, mencatat identitas saksi, mendata kronologis kejadian, serta berkoordinasi dengan aparat pemerintahan desa setempat. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti meninggalnya korban. (AN)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Puluhan Operator Desa dan Kelurahan Dilatih Penginputan Data Prodeskel

13 April 2026 - 14:31 WIB

Bupati Optimis Varietas Padi Lokal Mampu Wujudkan Swasembada Pangan di Murung Raya

12 April 2026 - 15:01 WIB

Polsek Manuhing bersama Warga Panen Delapan Ton Jagung Hibrida

11 April 2026 - 12:33 WIB

Pembangunan dan Instalasi IPAL Dapur MBG Tuntas di Akhir Bulan April

10 April 2026 - 14:59 WIB

Polsek Rungan Serahkan Ratusan Kilogram Hasil Panen Jagung Hibrida ke Bulog

10 April 2026 - 13:52 WIB

Trending di Berita Utama