Menu

Mode Gelap
Regu Siaga Polres Gunung Mas Intensifkan Patroli KRYD di Hari Libur Nasional Kawal Transparansi Anggaran, Polsek Rungan Dampingi Musdes Perubahan APBDes Desa Tumbang Langgah HUT Intelijen Polri ke-80, Kapolres Gumas Apresiasi Loyalitas dan Profesionalisme Satintelkam dalam Menjaga Kamtibmas Kodim 1019/Katingan Sosialisasikan Koperasi Desa Merah Putih kepada Seluruh Kades se-Kabupaten Katingan Kawal Sukacita Natal Remaja, Polsek Manuhing Pastikan Ibadah di Gereja Bukit Sion Warga Asem Kumbang Temukan Mayat Pria Tersangkut Ranting

Berita Utama

Fraksi NasDem Minta Pemda Katingan Kurangi Ketergantungan pada Dana Transfer

badge-check


					FOTO : Fahmi Fauzi, saat menyampaikan pendapat akhir fraksi partai Nasdem. Perbesar

FOTO : Fahmi Fauzi, saat menyampaikan pendapat akhir fraksi partai Nasdem.

KASONGAN – HaloKalteng.com – Ketergantungan pemerintah daerah pada dana transfer pusat dan provinsi dinilai Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Katingan dapat menghambat kemandirian fiskal. Pandangan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) APBD Tahun Anggaran 2024, Rabu 13 Agustus 2025.

Juru Bicara Fraksi NasDem, Fahmi Fauzi, menegaskan bahwa Pemda perlu mengembangkan inovasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai sumber keuangan yang berkelanjutan. Menurutnya, ketergantungan yang tinggi pada dana transfer membuat daerah rentan terhadap dampak krisis ekonomi maupun perubahan kebijakan anggaran dari pemerintah pusat.

“PAD harus menjadi prioritas pengembangan, sehingga daerah tidak sepenuhnya bergantung pada dana transfer. Inovasi dan optimalisasi potensi lokal menjadi kunci,” ujar Fahmi saat membacakan pandangan akhir Fraksi NasDem di Rapat Paripurna Ke-14 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025.

Dalam catatannya, Fraksi NasDem menyoroti realisasi PAD 2024 sebesar Rp68,168 miliar dengan capaian hanya 57,79 persen. Selain itu, pemerintah daerah juga mengalami defisit anggaran Rp1,945 miliar, yang menurut fraksi ini perlu segera diatasi melalui langkah strategis, termasuk peningkatan investasi dan kolaborasi lintas sektor.

Fraksi NasDem turut menyoroti Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) 2024 yang mencapai Rp54,678 miliar. Kondisi ini dinilai belum ideal dan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk membiayai program pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Katingan.

Meski memberikan sejumlah catatan kritis, Fraksi NasDem tetap mengapresiasi capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI yang berhasil diraih Pemkab Katingan untuk ke-10 kalinya berturut-turut. Fraksi ini menyatakan menerima LPj APBD 2024 untuk disahkan menjadi perda, demi terwujudnya Katingan yang lebih mandiri, sejahtera, dan berkeadilan. (AN)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Regu Siaga Polres Gunung Mas Intensifkan Patroli KRYD di Hari Libur Nasional

16 Januari 2026 - 19:24 WIB

Kawal Transparansi Anggaran, Polsek Rungan Dampingi Musdes Perubahan APBDes Desa Tumbang Langgah

8 Januari 2026 - 14:28 WIB

HUT Intelijen Polri ke-80, Kapolres Gumas Apresiasi Loyalitas dan Profesionalisme Satintelkam dalam Menjaga Kamtibmas

7 Januari 2026 - 13:38 WIB

Kodim 1019/Katingan Sosialisasikan Koperasi Desa Merah Putih kepada Seluruh Kades se-Kabupaten Katingan

5 Januari 2026 - 18:45 WIB

Kawal Sukacita Natal Remaja, Polsek Manuhing Pastikan Ibadah di Gereja Bukit Sion

29 Desember 2025 - 18:31 WIB

Trending di Berita Utama