Menu

Mode Gelap
Perwosi Katingan Mulai Bergerak, Susun Program Dorong Perempuan Aktif Berolahraga Bupati Katingan Dorong Penetapan Status Darurat Kebakaran Permukiman Ciptakan Rasa Aman, Patroli Presisi Polres Gunung Mas Sasar Objek Vital Perempuan di Telok Ditangkap, Polisi Sita 70 Paket Sabu Seberat 40,04 Gram Wabup Katingan Dorong Penyelesaian Masalah Pinjaman UMKM Taman Hijau Saiful Dorong Percepatan Reforma Agraria di Kalteng Saat Reses Komisi II DPR RI

Berita Utama

Dibuka Sekda Ranwal Penanggulangan Bencana dan Mulai Disusun

badge-check


					Sekda Gumas Richard FL didampingi Kepala BPBD Champili saat membuka kegiatan, Insert : Sekda dan pihak terkait sedang berfose bersama di aula kantor Inspektorat, Selasa (24/9/2024). Perbesar

Sekda Gumas Richard FL didampingi Kepala BPBD Champili saat membuka kegiatan, Insert : Sekda dan pihak terkait sedang berfose bersama di aula kantor Inspektorat, Selasa (24/9/2024).

KUALA KURUN, Halokalteng.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) bersama Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menggelar kebiatan lokakarya kegiatan penyusunan rencana awal (Ranwal) dokumen rencana penaggulangan bencana di bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini.

Baca Juga : Perbaikan Jembatan Miwan dan Rawi Diapresiasi Dewan

Sekda Gumas Richard FL mengatakan, pada umumnya risiko bencana alam meliputi bencana akibat faktor geologi gempa bumi, tsunami dan letusan gunung api, bencana akibat hydrometeorologi banjir, tanah longsor, kekeringan, angin topan, bencana akibat faktor biologi wabah penyakit manusia, penyakit tanaman/ternak, dan hama tanaman.

“Dengan adanya penyusunan rencana awal dokumen rencana penaggulangan bencana, sehingga bisa dilaksanakan dengan baik oleh pihak-pihak terkait dari OPD-OPD yang ada ini baik dari pihak eskternal maupun internal,” ucap Sekda Gumas Richard FL, Selasa (24/9/2024).

Menurut dia, dengan mencegah dari berbagai upaya- upaya pencegahan bencana akibat ulah manusia terkait dengan konflik antar manusia akibat perebutan sumberdaya yang terbatas, alasan ideologi, religius serta politik. Sehingga, kedaruratan kompleks merupakan kombinasi dari situasi bencana pada suatu daerah konflik.

Baca Juga : Sambut Pilkada, Ini Ajakan Dewan di Gumas

“Maka mempertimbangkan kondisi dan faktor-faktor kerentanan, peluang kejadian di waktu mendatang, dan potensi risiko bencana, maka diperlukan suatu perencanaan penanggulangan bencana yang komprehensif,” terang dia.

 

Terpisah, Kepala BPBD Gumas Champili menjelaskan, dengan dilakukan kegiatan penyusunan rencana awal, yang diikuti oleh OPD terkait dari Dinkes, Dinsos, serta sejumlah pihak eksternal tujuannya untuk menyusun pedoman tata laksana penyelenggaraan penanggulangan bencana secara terkoordinasi, terpadu, terarah dan menyeluruh.

 

“Kegiatan ini juga dilaksanakan satu hari, dan ini juga merupakan amanat UU No 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, dan tata laksana penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana bagi pemerintah dan pemerintah daerah diatur dalam PP No. 21 Tahun 2018,” tandas dia. (red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Perwosi Katingan Mulai Bergerak, Susun Program Dorong Perempuan Aktif Berolahraga

25 April 2026 - 14:54 WIB

Bupati Katingan Dorong Penetapan Status Darurat Kebakaran Permukiman

25 April 2026 - 14:47 WIB

Ciptakan Rasa Aman, Patroli Presisi Polres Gunung Mas Sasar Objek Vital

25 April 2026 - 13:30 WIB

Perempuan di Telok Ditangkap, Polisi Sita 70 Paket Sabu Seberat 40,04 Gram

24 April 2026 - 15:44 WIB

Wabup Katingan Dorong Penyelesaian Masalah Pinjaman UMKM Taman Hijau

24 April 2026 - 15:36 WIB

Trending di Berita Utama