Menu

Mode Gelap
Antrean BBM Mulai Melandai, Patroli Presisi Polres Gunung Mas Pastikan Situasi Kondusif Subagio Nahkodai Pdam Kasongan, Pemkab Katingan Dorong Pelayanan Lebih Optimal Ringankan Beban Ekonomi Warga, Program MBG di Gunung Mas Tuai Dukungan Masif TNI Dan Warga Bangun Fasilitas Air Bersih Melalui Program Tmmd Di Tewang Baringin TMMD Imbangan Ke-128 Hadirkan Hunian Layak bagi Warga Desa Tewang Baringin Bupati Katingan Evaluasi Kinerja PDAM, Pelayanan Air Bersih Jadi Perhatian

Berita Utama

Dibuka Sekda Ranwal Penanggulangan Bencana dan Mulai Disusun

badge-check


					Sekda Gumas Richard FL didampingi Kepala BPBD Champili saat membuka kegiatan, Insert : Sekda dan pihak terkait sedang berfose bersama di aula kantor Inspektorat, Selasa (24/9/2024). Perbesar

Sekda Gumas Richard FL didampingi Kepala BPBD Champili saat membuka kegiatan, Insert : Sekda dan pihak terkait sedang berfose bersama di aula kantor Inspektorat, Selasa (24/9/2024).

KUALA KURUN, Halokalteng.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) bersama Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menggelar kebiatan lokakarya kegiatan penyusunan rencana awal (Ranwal) dokumen rencana penaggulangan bencana di bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini.

Baca Juga : Perbaikan Jembatan Miwan dan Rawi Diapresiasi Dewan

Sekda Gumas Richard FL mengatakan, pada umumnya risiko bencana alam meliputi bencana akibat faktor geologi gempa bumi, tsunami dan letusan gunung api, bencana akibat hydrometeorologi banjir, tanah longsor, kekeringan, angin topan, bencana akibat faktor biologi wabah penyakit manusia, penyakit tanaman/ternak, dan hama tanaman.

“Dengan adanya penyusunan rencana awal dokumen rencana penaggulangan bencana, sehingga bisa dilaksanakan dengan baik oleh pihak-pihak terkait dari OPD-OPD yang ada ini baik dari pihak eskternal maupun internal,” ucap Sekda Gumas Richard FL, Selasa (24/9/2024).

Menurut dia, dengan mencegah dari berbagai upaya- upaya pencegahan bencana akibat ulah manusia terkait dengan konflik antar manusia akibat perebutan sumberdaya yang terbatas, alasan ideologi, religius serta politik. Sehingga, kedaruratan kompleks merupakan kombinasi dari situasi bencana pada suatu daerah konflik.

Baca Juga : Sambut Pilkada, Ini Ajakan Dewan di Gumas

“Maka mempertimbangkan kondisi dan faktor-faktor kerentanan, peluang kejadian di waktu mendatang, dan potensi risiko bencana, maka diperlukan suatu perencanaan penanggulangan bencana yang komprehensif,” terang dia.

 

Terpisah, Kepala BPBD Gumas Champili menjelaskan, dengan dilakukan kegiatan penyusunan rencana awal, yang diikuti oleh OPD terkait dari Dinkes, Dinsos, serta sejumlah pihak eksternal tujuannya untuk menyusun pedoman tata laksana penyelenggaraan penanggulangan bencana secara terkoordinasi, terpadu, terarah dan menyeluruh.

 

“Kegiatan ini juga dilaksanakan satu hari, dan ini juga merupakan amanat UU No 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, dan tata laksana penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana bagi pemerintah dan pemerintah daerah diatur dalam PP No. 21 Tahun 2018,” tandas dia. (red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Antrean BBM Mulai Melandai, Patroli Presisi Polres Gunung Mas Pastikan Situasi Kondusif

12 Mei 2026 - 18:03 WIB

Subagio Nahkodai Pdam Kasongan, Pemkab Katingan Dorong Pelayanan Lebih Optimal

11 Mei 2026 - 15:09 WIB

Ringankan Beban Ekonomi Warga, Program MBG di Gunung Mas Tuai Dukungan Masif

11 Mei 2026 - 13:27 WIB

TNI Dan Warga Bangun Fasilitas Air Bersih Melalui Program Tmmd Di Tewang Baringin

10 Mei 2026 - 16:22 WIB

TMMD Imbangan Ke-128 Hadirkan Hunian Layak bagi Warga Desa Tewang Baringin

9 Mei 2026 - 16:32 WIB

Trending di Berita Utama
error: Content is protected !!