Menu

Mode Gelap
Sapma PP Gumas Perkuat Sinergi dengan Kodim 1018/Gumas, Dorong Kolaborasi Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Pangan Hari Bhayangkara Ke-80, 38 Personel Polres Gunung Mas Resmi Naik Pangkat Hari Bhayangkara Ke-80 : Polres Gunung Mas Komitmen Kawal Swasembada Jagung dan Gizi Masyarakat DPRD Desak PLN Jelaskan Penyebab Pemadaman Bergilir Polsek Sepang Serahkan Ratusan Kilogram Jagung Hibrida ke Bulog Kuala Kurun Polda Kalteng Tampil Gemilang, Raih Belasan Medali pada Kejuaraan Karate Kapolri Cup 2026

Berita Utama

Alami KDRT Oknum ASN Dilaporkan Mantan Istrinya

badge-check


					Kasus KDRT di Katingan Perbesar

Kasus KDRT di Katingan

KASONGAN – Alami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Katingan yang berinisial RB laporkan mantan istrinya.

Dijelaskan ADV. R.P Silam dan kawan-kawan selaku kuasa hukum korban MS atau Istri dari RB kepada sejumlah awak media, Jumat 20 September 2024,  laporan terhadap RB sudah berjalan di Kejaksaan Negeri Kasongan dengan status perkara P21, berdasarkan tindak lanjut laporan Polisi pada tanggal 3 November 2023.

Dilaporkannya oknum ASN berinisial RB yang bertugas di Kecamatan Tewang Sanggalang Garing ini, lantaran diduga berkali-kali melakukan KDRT terhadap mantan istrinya yang sebelum resmi bercerai 29 Maret 2024 Putusan Nomor 32/Pdt.G/2024/PA.Ksn.

Kuasa hukum MS, R.P Silam beserta beberapa teman pengacara berharapkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan segera lakukan tindak lanjut atas laporan yang telah disampaikan pelapor MS kepada Pj. Bupati Katingan.

“Laporan sudah disampaikan oleh pelapor kepada Pj. Bupati dan diteruskan kepada Inspektorat Kabupaten Katingan, sehingga harapannya bisa segera ditindaklanjuti mengingat oknum ASN ini masih aktif bekerja dikantor Kecamatan Tewang Sanggalang Garing,” Ujarnya.

Masih menurut Team kuasa Hukum MS, dilihat dari tindakan yang dilakukan pelaku secara berulang-ulang dan telah dilaporkan kepada Pj Bupati selaku pimpinannya sejak Februari 2024 dan mendapat disposisi pada 1 Maret 2024, hingga kini pelaku masa aktif sebagai ASN dan tidak ada sangsi.

“Pj. Bupati selaku pimpinan daerah harusnya tegas terhadap oknum ASN yang melanggar peraturan, apalagi ini berhubungan dengan KDRT,” Tandasnya. (VRY).

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sapma PP Gumas Perkuat Sinergi dengan Kodim 1018/Gumas, Dorong Kolaborasi Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Pangan

1 Juli 2026 - 17:10 WIB

Hari Bhayangkara Ke-80, 38 Personel Polres Gunung Mas Resmi Naik Pangkat

1 Juli 2026 - 16:32 WIB

Hari Bhayangkara Ke-80 : Polres Gunung Mas Komitmen Kawal Swasembada Jagung dan Gizi Masyarakat

1 Juli 2026 - 16:13 WIB

DPRD Desak PLN Jelaskan Penyebab Pemadaman Bergilir

1 Juli 2026 - 14:45 WIB

Polsek Sepang Serahkan Ratusan Kilogram Jagung Hibrida ke Bulog Kuala Kurun

30 Juni 2026 - 11:18 WIB

Trending di Berita Utama
error: Content is protected !!