Menu

Mode Gelap
DPRD Ajak Warga Jaga Ketertiban saat Nobar Final Piala Dunia DPRD Dukung Usulan Revitalisasi Puluhan Sekolah Ketua DPRD : Jangan Sampai Aktivitas Penambang Emas Merusak Infrastruktur Banggar DPRD Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat Pemuda Pengedar Sabu Ditangkap Polisi di Desa Dandang dalam Operasi Antik Telabang 2026 Banggar DPRD Sampaikan Rekomendasi terhadap Raperda APBD 2025

Berita Utama

Perayaan Harganas di Kotim Dihadiri Pj Bupati Gumas

badge-check


					Pj Bupati Gumas Herson B. Aden saat menghadiri kegiatan Harganas di Kota Sampit, Kamis (5/9) lalu. Perbesar

Pj Bupati Gumas Herson B. Aden saat menghadiri kegiatan Harganas di Kota Sampit, Kamis (5/9) lalu.

KUALA KURUN, Halokalteng.com – Pemkab Gunung Mas (Gumas ) beserta jajarannya menghadiri kegiatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) tingkat Provinsi ke-31, Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Provinsi ke-40 dan Temu Kerja Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) se-Kalteng di Kabupaten Kotim, pada Kamis 05 September 2024.

Pj Bupati Gunung Mas (Gumas) Herson B. Aden didampingi Istrinya Shella juga menghadiri kegiatan Harganas di Kotim tersebut, merupakan kebenggan tersendiri, karena Kabupaten Gumas merupakan kabupaten peringkat terendah dalam penanganan stunting.

Baca Juga : Pj Bupati Katingan Buka Secara Resmi Jalan Sehat Pemilu Damai 2024

“Ya kami sangat bangga daerah kita Gumas, tahun lalu kita meraih predikat pertama terendah untuk penanganan stunting, dan kita sangat apresiasi sekali atas kerjasama antara lintas sektor di Gumas dan itu tidak mudah mencapai angka 12,9 persen,” ucap Herson B Aden, dikomfirmasi, Minggu (8/9/2024).

Menurutnya, tantangan terbesar dalam pembangunan keluarga adalah tingginya prevalensi stunting yang mana sebagai salah satu indikator kualitas SDM. Hal ini harus dapat diatasi karena dapat berdampak pada masa depan, termasuk penurunan produktivitas.

Baca Juga : Dewan Dorong Masyarakat Tetap Ciptakan Lingkungan Bersih

“Fokus dalam waktu dekat ini adalah intervensi atau pendampingan terhadap Calon Pengantin (Catin), ibu hamil, dan balita. Kami harap balita yang mengalami masalah gizi, berdasarkan hasil intervensi serentak di Posyandu,” ujarnya.

Lalu sambung dia, di Posyandu juga dapat mendapatkan intervensi baik yang spesifik seperti ASI dan PMT maupun yang sensitif seperti penyediaan air bersih, sanitasi, dan pelayanan KB yang komprehensif.

“Maka kita berharap prevalensi stunting di Gumas terus menurun, dan tidak ada lagi anak-anak kita yang terkena stunting,” tandas Herson. (red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

DPRD Ajak Warga Jaga Ketertiban saat Nobar Final Piala Dunia

17 Juli 2026 - 09:45 WIB

DPRD Dukung Usulan Revitalisasi Puluhan Sekolah

15 Juli 2026 - 14:11 WIB

Ketua DPRD : Jangan Sampai Aktivitas Penambang Emas Merusak Infrastruktur

13 Juli 2026 - 09:29 WIB

Banggar DPRD Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat

10 Juli 2026 - 13:48 WIB

Pemuda Pengedar Sabu Ditangkap Polisi di Desa Dandang dalam Operasi Antik Telabang 2026

8 Juli 2026 - 16:09 WIB

Trending di Berita Utama
error: Content is protected !!