Menu

Mode Gelap
Polsek Sepang Gencarkan Patroli Rutin, Imbau Warga Tidak Gunakan Knalpot Brong dan Balap Liar Semarak HUT RI ke-81, Polres Gunung Mas Gelar Jalan Sehat, Senam Bersama dan Beragam Lomba Atasi Blankspot, Katingan Terima 287 Perangkat Starlink Untuk Fasilitas Pelayanan Publik Hari Anak Nasional 2026, Pemkab Katingan Dorong Kreativitas Anak Lewat Lomba Mewarnai DPRD Gunung Mas Soroti Sungai Dipenuhi Sampah Satresnarkoba Polres Gunung Mas Amankan Terduga Pengedar Sabu di Mihing Raya, 27 Paket Diduga Narkotika Disita

Berita Utama

6.686 Keluarga di Kabupaten Gumas Masuk Kategori Kemiskinan Ekstrem

badge-check


					PIMPIN RAPAT -  Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Gumas, Yansiterson didampingi Kepala Bappedalitbang Yantrio Aulia memimpin rapat Singkronisasi Data P3KE di Aula Bappedalitbang, Rabu (08/03/2023). (FOTO: IST) Perbesar

PIMPIN RAPAT - Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Gumas, Yansiterson didampingi Kepala Bappedalitbang Yantrio Aulia memimpin rapat Singkronisasi Data P3KE di Aula Bappedalitbang, Rabu (08/03/2023). (FOTO: IST)

KUALA KURUN – Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) berdasarkan  kesesuaian data nama dan alamat untuk desil [istilah statistik yang membagi sekumpulan data yang terurut menjadi sepuluh bagian yang sama yang digunakan untuk membagi jumlah penduduk miskin seluruh desa ke dalam sepuluh kelompok] satu sampai desil tiga sebanyak 6.686 keluarga. Terdiri dari desil satu 1.223 keluarga, desil dua yaitu 2.662 keluarga, dan desil tiga 2.801 keluarga.

Hal itu dikemukakan Bupati Gumas Jaya S. Monong melalui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pembangunan (Bappedalitbang) Yantrio Aulia, Rabu (08/03/2023).

“Untuk itu [P3KE], kita telah melaksanakan rapat pada Selasa (07/03/2023) membahas singkronisasi data P3KE. Rapat dipimpin staf ahli bupati bidang kemasyarakatan dan sumber saya manusia,” kata Incha–pangilan karib Yantrio Aulia.

Lanjut dia, rapat menindaklanjuti Inpres (Instruksi presiden) Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, serta menindaklanjuti rapat perdana terkait bagi-pakai data P3KE yang telah dilaksanakan pada tanggal 11 Januari 2023 di ruang kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas,” sambungnya.

Menyoal data P3KE, Incha menjelaskan, merupakan kumpulan informasi dan data keluarga serta individu anggota keluarga hasil pemutakhiran basis data keluarga Indonesia [Pendataan Keluarga Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional/PK-BKKBN 2021] di setiap wilayah pemutakhiran [RT/Dusun/RW] dan setiap tingkatan wilayah administrasi [desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi dan pusat].

Kemiskinan ekstrem berdasarkan laporan terbaru Bank Dunia, menetapkan garis kemiskinan ekstrem menjadi US$ 2,15 per orang per hari dari sebelumnya di level US$ 1,90 per orang per hari. Pada rapat itu BPJS Kuala Kurun telah memadu madankan data P3KE yang telah diserahkan oleh Pemerintah Kabupaten Gumas.

“Tinggal menunggu hasil padu padan yang dikoordinasikan secara berjenjang oleh perangkat daerah teknis terkait yakni Dinas Sosial dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Gunung Mas, sehingga diperoleh data hasil konsolidasi bersih terkait P3KE,” tukasnya.

Pasca dipadu padankan, selanjutnya akan dibahas melalui rapat penanggulangan kemiskinan. (vri)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polsek Sepang Gencarkan Patroli Rutin, Imbau Warga Tidak Gunakan Knalpot Brong dan Balap Liar

9 Agustus 2026 - 07:14 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Polres Gunung Mas Gelar Jalan Sehat, Senam Bersama dan Beragam Lomba

8 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Atasi Blankspot, Katingan Terima 287 Perangkat Starlink Untuk Fasilitas Pelayanan Publik

7 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Hari Anak Nasional 2026, Pemkab Katingan Dorong Kreativitas Anak Lewat Lomba Mewarnai

7 Agustus 2026 - 17:51 WIB

DPRD Gunung Mas Soroti Sungai Dipenuhi Sampah

7 Agustus 2026 - 13:46 WIB

Trending di Berita Utama
error: Content is protected !!