Menu ✖

Breaking News

Berita Utama

Limbah Batu Bara Cemari Lingkungan, setelah Truk Terbalik

badge-check

Tampak truk batu bara terbalik saat mengangkut di ruas Jalan Kurun Palangka Raya, tepat di Ripi, Kecamatan Mihing Raya, Sabtu (15/06/2024) lalu. Perbesar

Tampak truk batu bara terbalik saat mengangkut di ruas Jalan Kurun Palangka Raya, tepat di Ripi, Kecamatan Mihing Raya, Sabtu (15/06/2024) lalu.

KUALA KURUN,Halokalteng.com – Pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas menganggap eksplorasi serta pembersihan terhadap tambang batu bara, yang di produksi oleh perusahan besar swasta (PBS). Yang mana, hasilnya sangat berbahaya dan mencemari lingkungan sekitar saat melintas di pemukiman masyarakat.

“Kami menganggap kehadiran dari PBS khususnya tambang Batu Bara ini, ya menimbulkan limbah yang mencemari lingkungan, dan sekarang masyarakat takut karena airnya tidak bisa dikonsumsi, dan ikan pun mati, karena saya sendiri datang kesana melihatnya,” ucap Anggota DPRD Gumas Untung J Bangas, belum lama ini.

Oleh karena itu, politisi dari Partai Demokrat ini meminta kepada dinas terkait agar bisa mencari tau terkait analis dampak lingkungan (Amdal) dari beberapa PBS yang beroperasi, posisinya di wilayah Tahura Lapak Jaru, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas.

“Kami juga meminta dengan DLHKP Gunung Mas agar terbuka, mengenai Amdal dari PBS yang beroperasi di wilayah Tahura itu, karena dampak dari lingkungan saat ini, air sungai yang ada di daerah tersebut tidak bisa dikonsumsi bahkan ikan saja mati,” akuinya.

Menurut legislator ini menilai, hasil pengamatannya yang dilakukan oleh beberapa perusahan yang beroperasi tersebut. mereka tidak ada sama sekali membuat tempat penampungan serta pencucian batu bara yang diambil dari dasar tanah, langsung dilakukan. Sehingga airnya pun mengalir kesungai.

“Ketika saya melihat disana, batu bara yang diambil dari tanah itu langsung dicuci dan air pencucianya langsung mengalir ke sungai, dan mereka tidak ada sama sekali membuat penampungan air untuk mencuci dari produksi mereka, ini yang sangat berbahaya kalau dikonsumsi,” tandas dia. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ratusan Personel Polres Gunung Mas Ikuti Pelayanan Aktivasi IKD

2 Okt 2026 - 16:01 WIB

Ratusan Personel Polres Gunung Mas Ikuti Pelayanan Aktivasi IKD

Polres Gunung Mas Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara di SMPN 6 Kurun

2 Okt 2026 - 10:37 WIB

Polres Gunung Mas Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara di SMPN 6 Kurun

Peduli Warga Terdampak Karhutla, Gubernur Kalteng Salurkan 9.068 Bantuan Di Katingan

2 Okt 2026 - 04:39 WIB

Peduli Warga Terdampak Karhutla, Gubernur Kalteng Salurkan 9.068 Bantuan Di Katingan

Polres Gunung Mas Musnahkan Barang Bukti Sabu dari Dua Perkara

1 Okt 2026 - 12:17 WIB

Polres Gunung Mas Musnahkan Barang Bukti Sabu dari Dua Perkara

Pemkab Katingan Pastikan BSPS 2026 Berjalan Tepat Sasaran

30 Sep 2026 - 21:55 WIB

Pemkab Katingan Pastikan BSPS 2026 Berjalan Tepat Sasaran
Trending di Berita Utama
error: Content is protected !!