Menu

Mode Gelap
Kodim 1019 Katingan Ajak Seluruh Komponen Masyarakat Cegah Konflik Sosial Polsek Rungan dan Tim Damkar PT ALS Berjibaku Padamkan Karhutla di Desa Tumbang Bunut Fraksi Gerakan Nasional DPRD Gumas Minta Evaluasi Kepala Perangkat Daerah Tidak Capai Target PAD Laporan Warga via 110, Piket Pamapta Polres Gunung Mas Padamkan Dua Titik Karhutla Seluas Dua Hektare Karhutla Melanda, Polres Gunung Mas Bagikan Masker Gratis kepada Pengguna Jalan Fraksi-Fraksi DPRD Sepakat Perubahan APBD 2026 Dibahas Lebih Lanjut

Berita Utama

Ini Poin Harapan dari Legislator, untuk Pegawai di Gunung Mas

badge-check


					HADIRI : Anggota DPRD Gunung Mas Espriadi bersama koleganya tengah mengikuti kegiatan pembahasan APBD di gedung dewan, belum lama ini. Perbesar

HADIRI : Anggota DPRD Gunung Mas Espriadi bersama koleganya tengah mengikuti kegiatan pembahasan APBD di gedung dewan, belum lama ini.

KUALA KURUN, Hallokalteng.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas mendorong pemerintah daerah setempat, supaya memperhatikan nasib pegawai yang non PNS, agar bisa memberikan jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek), dengan memberikan hak yaitu diberikannya BPJS Ketenaga Kerjaan.

“Kami berharap untuk semua pegawai yang non PNS di daerah kita ini harus memiliki Jamsostek, dengan mengikuti BPJS Ketenagakerjaan, sehingga ada jaminan buat mereka ini di masa pensiun mereka,” kata Anggota DPRD Gunung Mas Espriadi, belum lama ini.

Menurut dia, yang layak dimasukan tersebut seperti pegawai honorer yang berkerja di organisasi perangkat daerah (OPD) hingga kecamatan. Yang mana, tujuan dari hal itu sebagai upaya mencegah terjadinya insiden kecelakaan kerja melalui jaminan yang ada di BPJS Ketenagakerjaan.

“Perlu dimasukan seperti jaminan JKK, jaminan kematian atau JK, jaminan hari tua atau JHT, dan kepada pegawai bisa dimasukan jaminan pensiun yang masuk dalam golongan pegawain non PNS, mereka inilah yang perlu juga mendapat perhatian,” ujar Espriadi.

Dia menjelaskan lebih lanjut, hal tersebut sudah tertuang dalam Undang-undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan penyelengaraan jaminan sosial tentang ketenagakerjaan, yang mana itu dituangkan dalam BPJS ketenagakerjaan sebagai penyelengaraa. Sehingga diberikan amanah memberikan jaminan kepada masyarakat dan pegawai.

“Untuk hal pelaksanaannya BPJS akan sulit menjalankan semua itu kalau tidak didukung dsari semua pihak, karena itulah Pemda Gunung Mas harus bersinergi, supaya semua program bisa berjalan dengan baik,” demikian dia. (kn/red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kodim 1019 Katingan Ajak Seluruh Komponen Masyarakat Cegah Konflik Sosial

27 Agustus 2026 - 23:45 WIB

Polsek Rungan dan Tim Damkar PT ALS Berjibaku Padamkan Karhutla di Desa Tumbang Bunut

27 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Fraksi Gerakan Nasional DPRD Gumas Minta Evaluasi Kepala Perangkat Daerah Tidak Capai Target PAD

27 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Laporan Warga via 110, Piket Pamapta Polres Gunung Mas Padamkan Dua Titik Karhutla Seluas Dua Hektare

27 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Karhutla Melanda, Polres Gunung Mas Bagikan Masker Gratis kepada Pengguna Jalan

26 Agustus 2026 - 14:46 WIB

Trending di Berita Utama
error: Content is protected !!