Menu

Mode Gelap
Program MBG di Gunung Mas Jadi Lapangan Kerja Baru bagi Warga Pengedar Sabu Asal Palopo Ditangkap di Sungai Lunuk Pelajar Antusias Ikuti Sosialisasi Rekrutmen TNI di SMAN 1 Tewang Sanggalang Garing Polres Gunung Mas Lakukan Edukasi Humanis, Akhiri PETI di Fasilitas Publik Sentuhan Humanis Polwan Polres Gunung Mas melalui Inovasi Situkepmas Danramil 06/TSG Tanamkan Nilai Bela Negara kepada Pelajar Lewat Penyuluhan Wasbang

Berita Utama

GENRE Akses Informasi Remaja

badge-check


					Foto : Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah saat mengikuti jalan sehat yang digelar BKKBN dalam rangka peringatan Harganas ke-XXX dan Hari Remaja Internasional di Kabupaten Kapuas. Perbesar

Foto : Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah saat mengikuti jalan sehat yang digelar BKKBN dalam rangka peringatan Harganas ke-XXX dan Hari Remaja Internasional di Kabupaten Kapuas.

PALANGKARAYA – Generasi Berencana (Genre) yang dikembangkan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) merupakan wadah informasi penting bagi kalangan Remaja.

Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah H. Wiyatno, mengatakan program Genre yang dibuat BKKBN dengan sasaran kelompok umur Remaja 10-24 tahun, belum menikah termasuk mahasiswa, merupakan wadah penting dalam memberikan berbagi informasi untuk Remaja khususnya di Kalimantan Tengah.

“Ini wadah yang bagus dan penting, karena dapat memberikan informasi-informasi penting bagi Remaja termasuk bagi mahasiswa/mahasiswi yang belum menikah,” Ungkap Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, saat mengikuti kegiatan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah di Kabupaten Kapuas, Minggu (30/07/2023).

Diakui Wiyatno, dengan adanya Genre, Remaja dapat memperoleh informasi serta pelayanan konseling yang diperlukan, terutama upaya melindungi Remaja untuk melakukan Pernikahan Dini, pergaulan bebas sehingga menghasilkan generasi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas.

“Tentu lewat sosialisasi, atau pelayanan konseling melalui Genre, dapat membantu generasi yang akan datang dengan SDM yang berkualitas,” Katanya.

Bahkan, dengan upaya pemerintah melalui BKKBN mensosialisasikan upaya pencegahan Stunting, merupakan bentuk keseriusan pemerintah untuk menciptakan generasi yang handal, inovatif dan berdaya saing.

“Stunting bikin gagal tumbuh dan kembang, sehingga kita perlu melawan stunting dengan aksi-aksi nyata,” Tuturnya.

Wiyatno berharap masyarakat Kalimantan Tengah, bersama seluruh pemangku kepentingan, dapat bekerjasama untuk mencegah dan melawan Stunting demi menghasilkan generasi yang bisa membangun Kalimantan Tengah.

“Apapun program pemerintah berkaitan dengan Stunting, ayo bersama-sama kita dukung dan lawan Stunting,” Tandasnya. (VRY)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Program MBG di Gunung Mas Jadi Lapangan Kerja Baru bagi Warga

30 April 2026 - 11:53 WIB

Pengedar Sabu Asal Palopo Ditangkap di Sungai Lunuk

30 April 2026 - 10:30 WIB

pengedar sabu asal palopo

Pelajar Antusias Ikuti Sosialisasi Rekrutmen TNI di SMAN 1 Tewang Sanggalang Garing

29 April 2026 - 17:26 WIB

Polres Gunung Mas Lakukan Edukasi Humanis, Akhiri PETI di Fasilitas Publik

28 April 2026 - 18:12 WIB

Sentuhan Humanis Polwan Polres Gunung Mas melalui Inovasi Situkepmas

27 April 2026 - 19:29 WIB

Trending di Berita Utama