Bupati Gumas dan Wabup Lakukan Panen Perdana Padi MSP 08

48

KUALA KURUN – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya S. Monong melakukan panen perdana Padi Mari Sejahterakan Petani (MSP) 08 di   jalan menuju Desa Tumbang Tambirah, Kecamatan Kurun, tepatnya di lokasi Demplot Pengembangan Hijauan Pakan Ternak Dinas Pertanian Kabupaten Gumas, Selasa (28/02/2023) pagi.

Dalam sambutannya, Jaya mengatakan dalam rangka mengaktualisasikan program 3 smart, salah satunya smart agro, maka kegiatan panen perdana padi MSP 08 sebagai wujud nyata dari pelaksanaan smart agro. Selain itu, dalam upaya desiminasi benih unggul nasional, sebagai awal pengembangan korporasi petani dan mendukung ketersediaan pangan Gumas.

Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran penting dan strategis dalam pembangunan daerah dan nasional. Bukan saja memberikan andil terhadap ketahanan pangan, tapi juga memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap perkembangan perekonomian secara menyeluruh. Baik menyangkut pendapatan petani, pendapatan daerah dan penyerapan tenaga kerja.

“Pembangunan pertanian merupakan salah satu prioritas utama yang dilaksanakan di Kabupaten Gunung Mas, atau yang sudah dikenal dan dilaksanakan, yakni smart agro,” kata Jaya.

Ia mengaku, kegiatan panen perdana merupakan awal dari pelaksanaan inovasi dalam bentuk pengembangan modernisasi pertanian hulu-hilir (Integrated Farming) guna mendorong optimalisasi produksi dan efisiensi harga pangan, yang mana diharapkan dalam jangka menengah dan panjang turut serta mendukung ketahanan pangan ibu kota Nusantara.

Dengan semangat panen perdana padi MSP 08, Jaya berharap bisa memacu semangat semua pihak untuk membangun pertanian di Gumas yang lebih baik, sehingga keinginan semua pihak bisa terwujud, yakni Gumas Swasembada Pangan.

“Benih padi MSP 08 yang dipanen hari ini tidak untuk dijual, tapi akan dikembangkan di Tewah dan Desa Hurung Bunut. Pemerintah Kabupaten Gunung Mas berkomitmen membangun penggilingan padi modern di Desa Batu Nyapau Kecamatan Tewah. Saat ini sedang dalam proses land clearing,” tuturnya.

Panen perdana padi MSP 08 menjadi langkah awal dalam pengembangan kluster padi-beras pada sawah dan Ladang di Gumas dengan memanfaatkan potensi lahan, baik pada daerah sawah irigasi teknis, sawah tadah hujan dan ladang di Gumas, dengan penggunaan benih-benih unggul nasional dan pemanfaatan teknologi pertanian.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Pertanian Yohanes Tuah menyampaikan, kegiatan di demplot hijauan pakan ternak tahun ini  akan di optimalkan fungsinya di area demplot kurang lebih 25 hektare.

Akan dikembangkan penanaman padi 5 hektare, jagung 5 hektare, hijauan pakan ternak 5 hektare, dan sarana pertanian pendukung lainnya sebagai wujud pembangunan pertanian model pertanian terpadu (Integrateed Farming).

“Kegiatan pagi ini merupakan perwujudan upaya diseminasi benih padi unggul nasional, yang mana telah diuji coba pertanaman benih padi MSP 08 dan jagung MSP yang di prakarsai oleh perkumpulan bangun nusa berkelanjutan yang aktif dan efektif melakuka kegiatan uji coba mulai Oktober 2022,” kata Yohanes.

Turut hadir, Wakil Bupati (Wabup) Gumas Efrensia LP Umbing, unsur Forkopimda atau mewakili, sejumlah kepala perangkat daerah dan pejabat eselon tiga, staf ahli bupati, beberapa camat dan kepala desa, ketua TP PKK Gumas dan undangan lainnya. (vri)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.