KUALA KURUN – HaloKalteng.Com – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Indonesia (HIPMI) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melaksanakan musyawarah cabang (muscab) tahun 2026, dengan bertemakan penguatan ekonomi lokal. Ini untuk menentukan nakhoda, kepengurusan dan keanggotaan definitif yang baru periode masa bakti 2026-2029.
“Melalui muscab HIPMI ini, kami yakni akan mampu perkuat roda organisasi, evaluasi program kerja dan merumuskan langkah strategis ke depan. Muscab harus berkontribusi dan berdampak luas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah,” Sekda Gumas Richard, Senin, 18 Mei 2026.
Dia meminta kepada jajaran pengurus HIPMI, agar terus memelihara solidaritas yang sudah terbangun dengan baik dan jadikan pengalaman kepengurusan caretaker ini, sebagai fondasi kokoh bagi kemajuan organisasi ke depan.
“Kami berharap muscap HIPMI ini berjalan dengan baik, tertib dan lancar, sehingga bisa menghasilkan mufakat dan kesepakatan terbaik untuk tentukan struktur kepengurusan yang kredibel dan visioner,” jelasnya.
Dia pun mengajak dan mengimbau seluruh keluarga besar HIPMI untuk membangun kemitraan strategis dan perkuat kolaborasi bersama jajaran pemerintah daerah maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
“Kami ingin pengusaha muda harus hadir sebagai motor penggerak investasi, pencipta lapangan kerja, serta inovator yang dapat membaca peluang pasar dalam era transformasi digital, demi kemakmuran bersama,” terangnya.
Terpisah, Ketua Bidang OKK BPD HIPMI Provinsi Kalteng Akhmad Rusdiyan Noor mengakui, muscab ini diselenggarakan sebagai perwujudan kepatuhan konstitusi organisasi, yang bertujuan mengevaluasi program kerja, menyusun rekomendasi internal dan memilih kepemimpinan yang baru.
“Kami harap seluruh rangkaian acara muscab dapat berjalan dengan baik, lancar, jujur, dan demokratis, serta melahirkan kesepakatan taktis dan mufakat terbaik di dalam musyawarah,” ujarnya.
Dia mengatakan, muscab harus dijadikan sebagai momentum transisi untuk semakin mendewasakan organisasi dan mempererat jalinan persaudaraan. Apalagi potensi komoditas daerah dan semangat juang para pengusaha muda sungguh luar biasa tangguh.
“Pengusaha muda harus bersinergi, menangkap program strategis pemerintah, serta memposisikan diri sebagai mitra yang terdepan, untuk mendorong penciptaan lapangan kerja dan iklim investasi yang sehat,” tegasnya.
Selanjutnya, Ketua Carateker BPC HIPMI Kabupaten Gumas Chandra mengakui, agenda utama muscab adalah melakukan konsolidasi organisasi, rumuskan program kerja strategis ke depan, serta memilih nakhoda baru.
“Muscab dihadiri oleh puluhan peserta, yang terdiri dari pelaku usaha muda dari berbagai sektor di wilayah Kabupaten Gumas, yang siap menyatukan visi demi kemajuan ekonomi daerah,” tuturnya.
Dia berharap hasil-hasil yang dilahirkan dari muscab ini tidak hanya menjadi catatan organisasi, tetapi memberikan dampak nyata dan kemanfaatan yang berkelanjutan bagi seluruh anggota serta akselerasi pembangunan ekonomi di Kabupaten Gumas.
“Pengusaha muda harus mengambil peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam rangka membuka lapangan kerja, mendorong inovasi dan gerakkan roda perekonomian daerah,” pungkasnya. (Tim Redaksi)










