KUALA KURUN – HaloKalteng.Com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar pelatihan penginputan dan pengupdate data profil desa dan kelurahan (prodeskel) di tahun 2026, yang diikuti oleh puluhan operator dari desa dan kelurahan.
“Kegiatan ini untuk melatih operator desa dan kelurahan dalam melakukan penginputan maupun pengupdate data prodeskel,” ucap Kepala DPMD Kabupaten Gumas Lurand, Senin, 13 April 2026.
Dia mengatakan, prodeskel merupakan gambaran menyeluruh tentang potensi, karakteristik, serta perkembangan wilayah yang mencakup data dasar keluarga, sumber daya alam dan manusia, yang disajikan sistematis berlandaskan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 12 Tahun 2007.
“Dokumen ini sangat krusial untuk perencanaan pembangunan, evaluasi kinerja dan transparansi informasi bagi publik,” ujarnya.
Dia menuturkan, komponen utama prodeskel yaitu data dasar keluarga meliputi informasi demografi seperti jumlah penduduk, usia, pendidikan dan mata pencaharian. Lalu potensi desa mencakup sumber daya alam, potensi ekonomi dan infrastruktur, serta perkembangan desa yang meliputi data kemajuan, tingkat partisipasi masyarakat, dan permasalahan yang dihadapi.
“Penyusunan profil ini kini umumnya menggunakan aplikasi berbasis web online atau prodeskel untuk memudahkan pembaruan data secara rutin,” tutur Lurand.
Dia menyampaikan, penginputan data prosdeskel bermanfaat sebagai data acuan dasar musyawarah perencanaan pembangunan desa (musrenbangdes), asas transparansi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang terbuka, serta investasi dan pemberdayaan untuk menjadi jendela informasi untuk potensi desa bagi pihak luar.
“Melalui pelatihan ini, akan tingkatkan akurasi dan validasi data, perencanaan pembangunan efektif, kecepatan dan ketepatan waktu, peningkatan pelayanan masyarakat, optimalisasi penggunaan aplikasi, dan keberlanjutan data,” jelasnya.
Terpisah, Ketua Panitia yang juga Kabid Kelembagaan, Perkembangan dan Kerjasama Desa Dedi Koesnawan mengakui, pelatihan ini bertujuan untuk penginputan maupun pengupdate data prodeskel. Dengan materi yakni tata cara dan pratek penginputan dan pengupdate data prodeskel.
“Pelatihan diikuti 37 peserta dari operator dari desa dan kelurahan yang belum melakukan penginputan dan pengupdtae prodeskel tahun 2025,” tukasnya. (Tim Redaksi)










