KUALA KURUN – HaloKalteng.Com – Dalam rangka menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H, Kepolisian Resor (Polres) Gunung Mas menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Telabang-2026. Kegiatan yang menjadi simbol kesiapan dan sinergisitas lintas sektoral ini berlangsung khidmat di Lapangan Tantya Sudhirajati Polres Gumas.
Apel yang dimulai pada pukul 16.00 WIB hingga 17.10 WIB ini dipimpin langsung oleh Bupati Gumas Jaya Samaya Monong, S.E, M.Si, selaku Inspektur upacara, didampingi oleh Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K, M.H, dan Dandim 1018/Gumas Letkol Inf. Ahmad Rahmatullah.
Hadir dalam barisan kehormatan, Wakapolres Gunung Mas Kompol Indras Purwoko, S.H, jajaran unsur FKPD, Kepala perangkat daerah serta Pejabat Utama Polres Gumas. Semangat gotong royong juga terlihat dengan hadirnya mitra Polri dari Batamad dan RAPI Wilayah 10 Gumas.
Kesiapan personel ditunjukkan dengan kehadiran pasukan gabungan yang terdiri dari empat Pleton Polri dan satu Pleton TNI Kodim 1018/GMS, Satpol-PP, BPBD, Dinas Bandara Kuala Kurun, dan tenaga kesehatan lapangan, serta elemen masyarakat dari polisi keamanan sekolah, serta organisasi adat Batamad.
Dalam amanat tertulis Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang dibacakan oleh Bupati Jaya Samaya Monong, ditekankan bahwa apel ini merupakan wujud komitmen nyata untuk menyukseskan arus mudik dan balik lebaran.
“Apel ini adalah bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana prasarana. Kita ingin memastikan pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 H berjalan aman, nyaman, tertib, dan lancar,” ujar Bupati saat membacakan amanat.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat secara nasional pada tahun 2026 mencapai 143,9 juta orang. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polri melaksanakan operasi terpusat dengan sandi Ketupat-2026 selama 13 hari, mulai 13-25 Maret 2026, dengan 161.243 personel gabungan di seluruh Indonesia.
Selain pengaturan lalu lintas dan penerapan Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai rekayasa jalan (one way dan contra flow), Operasi Ketupat 2026 di wilayah Kabupaten Gumas juga akan fokus pada pengamanan objek vital seperti Masjid, lokasi salat idulfitri, objek wisata dan pusat perbelanjaan.
Kemudian keamanan pemukiman berupa patroli rutin di rumah-rumah kosong yang ditinggalkan pemudik serta penyediaan layanan penitipan kendaraan di kantor polisi, monitoring stok BBM dan harga kebutuhan pokok agar tetap stabil dan tidak terjadi panic buying, serta antisipasi cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi sesuai prediksi BMKG.
Menutup amanatnya, Bupati mengajak seluruh personel untuk menjadikan tugas ini sebagai ladang ibadah. Masyarakat juga diimbau untuk aktif memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 jika menemui kendala di lapangan, guna mendapatkan solusi yang cepat dan tepat.
“Keberhasilan operasi ini adalah tanggung jawab kita bersama. Terus tingkatkan soliditas agar kita bisa mewujudkan mudik yang aman dan keluarga yang bahagia,” pungkasnya.
Kegiatan diakhiri dengan pengecekan sarana transportasi dinas dan perlengkapan lapangan untuk memastikan seluruh armada dalam kondisi prima sebelum diterjunkan ke titik-titik pengamanan. (Tim Redaksi)











