Menu

Mode Gelap
Respon Keluhan Warga, Polsek Rungan Tertibkan Aksi Balap Liar di Jakatan Raya Kunjungan Reses DPD RI di Katingan Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Wabup Katingan Ikuti Sosialisasi, Penyaluran Kartu Huma Betang Sejahtera Ditarget Sebelum Lebaran Digitalisasi Produk Hukum, Pemkab Katingan Perkuat SDM Melalui Bimtek e-Regulasi Forum Konsultasi Publik RKPD 2027 Digelar, Wabup Firdaus Dorong Perencanaan Tepat Sasaran Polsek Sepang Kawal Distribusi MBG di Mihing Raya

Berita Utama

Wabup Gumas Ajak Pemuda Jadi Petani Milenial

badge-check


					Wakil Bupati Kabupaten Gunung Mas, Efrensia LP Umbing. Perbesar

Wakil Bupati Kabupaten Gunung Mas, Efrensia LP Umbing.

KUALA KURUN – Wakil Bupati Gunung Mas (Gumas) Efrensia LP Umbing mengajak pemuda Gumas untuk terjun menjadi petani milenial. “Tidak perlu malu ataupun gengsi menjadi petani milenial, karena pertanian memegang peranan penting dalam membangunan perekonomian nasional dan daerah,” kata Efrens, Selasa (21/02/2023).

Efrens menyebut, sektor pertanian determinan dalam penyediaan bahan pangan untuk ketahanan masyarakat, dan salah satu pilar dalam pengentasan kemiskinan dan penyediaan lapangan kerja.

“Melalui program smart agro, kami [Jaya-Efrens] ingin menggenjot sektor pertanian di Kabupaten Gunung Mas, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama petani, dan meningkatkan kemajuan daerah,” terangnya.

“Disinilah peran petani milenial dibutuhkan untuk bersama-sama mengembangkan pertanian dalam arti luas di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau, dengan menerapkan pertanian modern yang mampu meningkatkan efisiensi dan efektifitas,” tutur wabup.

Dia menyatakan, komoditas pertanian saat ini yang tengah dikembangkan Pemkab Gumas dan perlu didukung petani milenial, yakni padi, jagung, singkong, ternak dan ikan.

Berkembangnya padi, jagung dan singkong, diyakini mampu mengembangkan budidaya ternak dan ikan, mengingat pakan ternak dan ikan dari limbah padi, jagung dan singkong. Padi, jagung dan singkong pun bisa menjadi bahan pangan masyarakat.

Penyediaan bahan pangan salah satunya untuk masyarakat Gumas bahkan luar Gumas seperti ibukota negara Nusantara Kalimantan Timur.

“Pak Presiden [Jokowi] mengatakan, saat ini petani kita usianya rata-rata 45 tahun keatas. Petani milenial kita kemana? Ayo terjun menjadi petani milenial, jangan hanya maunya menjadi youtuber atau pegawai negeri sipil,” seru Efrens yang juga ketua DPC HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) Gumas 2022-2026.

Efrens menegaskan tidak salah menjadi youtuber atau pegawai negeri sipil, tapi itu bukan segala-galanya. Menjadi petani, utamanya petani milenial adalah mulia, karena petani menyediakan kebutuhan pangan yang paling utama dari kebutuhan lainnya.

“Punya rumah, mobil dan materi lainnya, tapi kalau tidak makan? Pentingnya kebutuhan pangan untuk menjaga kelangsungan hidup. “Jadi petani tidak akan membuat kita hina, malah membuat kita bahagia karena bisa menyediakan kebutuhan pangan bagi diri sendiri, keluarga dan orang lain,” ujar Efrens memungkas. (vri)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Respon Keluhan Warga, Polsek Rungan Tertibkan Aksi Balap Liar di Jakatan Raya

28 Februari 2026 - 19:43 WIB

Kunjungan Reses DPD RI di Katingan Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

26 Februari 2026 - 15:02 WIB

Wabup Katingan Ikuti Sosialisasi, Penyaluran Kartu Huma Betang Sejahtera Ditarget Sebelum Lebaran

25 Februari 2026 - 17:15 WIB

Digitalisasi Produk Hukum, Pemkab Katingan Perkuat SDM Melalui Bimtek e-Regulasi

25 Februari 2026 - 17:03 WIB

Forum Konsultasi Publik RKPD 2027 Digelar, Wabup Firdaus Dorong Perencanaan Tepat Sasaran

24 Februari 2026 - 14:47 WIB

Trending di Berita Utama