Menu

Mode Gelap
Polsek Manuhing Tangkap Pengedar Sabu di Desa Taringen Hanya Enam Jam, Polsek Manuhing dan Satresnarkoba Polres Gumas Tangkap Dua Pengedar Sabu DPD NasDem Katingan Tegaskan Sikap Terkait Karikatur Tempo, Serukan Pers Tetap Berimbang DPRD Sarankan Orang Tua Batasi Anak Gunakan Gawai Penguatan Lembaga Adat, Dua Damang Resmi Dilantik Bupati Katingan PT DBK ‘Mangkir Lagi’ !! Mediasi Dengan Warga Pemilik Lahan Dijadwalkan Ulang

Berita Utama

Dewan Harap Budaya Lokal Harus Tetap Dilestarikan

badge-check


					FOTO : SEPANYA/PE

SEMANGAT : Anggota DPRD Gunung Mas Polie L Mihing bersama koleganya tengah bersemangat ketika ikuti rapat di gedung dewan, belum lama ini. (Foto:Ist) Perbesar

FOTO : SEPANYA/PE SEMANGAT : Anggota DPRD Gunung Mas Polie L Mihing bersama koleganya tengah bersemangat ketika ikuti rapat di gedung dewan, belum lama ini. (Foto:Ist)

KUALA KURUN, Hallokalteng.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas menharapkan dan meminta dengan semua lapisan masyarakat di wilayah setempat, agar selalu melestarikan adat budaya Dayak. Sehingga, kedepan akan selalu berkembang dan dikenal oleh masyarakat luas.

“Ditengah kemajuan jaman yang serba cangih ini, maka suatu saat adat dan budaya kita Dayak ini akan tergerus. Oleh sebab itu, perlu dilakukan tindakan dengan cara kita yakni mempertahankan serta melestarikannya,” ucap Anggota DPRD Gunung Mas Polie L Mihing, dikomfirmasi, Minggu (4/2/2024).

Karena itu, Polie kembali mengajak, masyarakat setempat, agar bisa selalu menjaga tradisi adat istiadat yang turun temurun dilakukan oleh leluhur, dengan melakukan budaya gotong royong, seni bela diri dan lainnya. Sehingga, kedepan budaya dapat dikenal oleh masyarakat luas.

“Dengan menjaga adat kita, otomatis identitas kita diketahui oleh warga luar sehingga menjadi sumber bagi daerah, dengan mengembangkan serta melestarikan budya kita seperti daerah lain yang sudah dikenal,” terang dia.

Selain itu, sambung dia, budaya Dayak juga dikenal memiliki beragam kesenian, baik di tari maupun adat di dalam ritual adat, bela diri maupun acara keagamaan, misalnya acara Tiwah yang dilakukan sakral oleh masyarakat adat Dayak.

“Banyak sebenarnya adat istiadat kita, selain adat kepercayaan juga merupakan perlu dilestarikan termasuk acara tiwah, dari acara pembukaan dan penutupan kegiatan itu dilakukan secara ritual, sehingga wajib dikembangkan oleh masyarakat kita sekarang agar tidak tergerus,” demikian Polie. (krn/red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polsek Manuhing Tangkap Pengedar Sabu di Desa Taringen

15 April 2026 - 22:04 WIB

Hanya Enam Jam, Polsek Manuhing dan Satresnarkoba Polres Gumas Tangkap Dua Pengedar Sabu

15 April 2026 - 15:54 WIB

DPD NasDem Katingan Tegaskan Sikap Terkait Karikatur Tempo, Serukan Pers Tetap Berimbang

15 April 2026 - 14:28 WIB

DPRD Sarankan Orang Tua Batasi Anak Gunakan Gawai

15 April 2026 - 05:27 WIB

Penguatan Lembaga Adat, Dua Damang Resmi Dilantik Bupati Katingan

14 April 2026 - 14:37 WIB

Trending di Berita Utama