KUALA KURUN – HaloKalteng.Com – Kepolisian Resor (Polres) Gunung Mas (Gumas) terus melaksanakan monitoring para petani binaan yang tengah menanam benih jagung varietas Garuda di area Lahan Satu, tepat belakang Asrama Bujang Polres Gumas.
Pada monitoring tersebut, tampak tiga orang petani binaan polres terlihat dengan telaten melakukan penanaman benih jagung di lahan yang disiapkan.
“Penanaman jagung ini bukan sekadar rutinitas, tapi bagian dari strategi Polres Gumas dalam memanfaatkan lahan kosong di sekitar mapolres,” ucap Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H, Sabtu, 2 Mei 2026.
Dia mengatakan, dengan mengubah lahan tidur menjadi area produktif, maka diharapkan dapat memberikan contoh langsung kepada masyarakat terkait pentingnya kemandirian pangan di tingkat lokal.
“Ini merupakan upaya nyata kami dalam mendukung ketahanan pangan nasional, melalui program Asta Cita Presiden RI,” ujarnya.
Selanjutnya, monitoring dilakukan dengan bergerak menuju lokasi kebun jagung kelompok tani (poktan) Sari Bumi di Jalan Kurun-Miwan, tepatnya di sekitar Bundaran Linau. Poktan tersebut merupakan binaan dari Bhabinkamtibmas Polsek Kurun Bripka Ahmad Syaiful Anwar.
“Pada lokasi seluas 1,5 hektar itu, kami melakukan pengecekan intensif terhadap pertumbuhan jagung yang sebelumnya telah ditanam secara serentak di periode 23-26 April 2026 lalu,” terangnya.
Dari monitoring tersebut, lanjut dia, tanaman jagung menunjukkan progres yang menggembirakan. Benih jagung bantuan dari Polres Gumas tersebut sudah mulai muncul ke permukaan tanah dengan kualitas pertumbuhan yang sehat dan seragam.
“Itu menandakan perawatan yang dilakukan petani binaan telah berjalan optimal,” jelasnya.
Dia mengakui, Polres Gumas tidak hanya memberi bantuan bibit, tetapi juga melakukan pendampingan melalui bhabinkamtibmas, agar para petani merasa didukung secara teknis maupun moril.
“Monitoring ini merupakan bukti bahwa kolaborasi kepolisian dan petani bisa menghasilkan sesuatu yang produktif. Kami terus berkomitmen mengawal kebijakan pemerintah terkait kedaulatan pangan,” tegasnya.
Dia menambahkan, penggunaan bibit jagung Garuda di lahan internal polres bertujuan ciptakan percontohan yang nantinya bisa diduplikasi oleh desa lain, sehingga kedepan Kabupaten Gumas tidak hanya menjadi konsumen, tetapi bisa menjadi produsen jagung unggulan.
“Kami mengapresiasi kerja keras para petani dan personel bhabinkamtibmas yang tetap semangat mengelola lahan. Sinergi ini diharapkan berlanjut hingga masa panen, demi wujudkan kesejahteraan petani yang lebih baik,” tandasnya. (Tim Redaksi)











