KUALA KURUN – HaloKalteng.Com – Polres Gunung Mas (Gumas) terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat, melalui pendekatan yang lebih humanis dan dekat. Aksi nyata dilakukan oleh personel polwan yang melaksanakan patroli keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), yang menjadi bagian dari implementasi inovasi polisi tukep masyarakat (Situkepmas).
Inovasi situkepmas yang digagas omeh Wakapolres Gumas Kompol Indras Purwoko, S.H dirancang untuk mempererat hubungan emosional antara Polri dan warga. Dengan kedepankan kehadiran personel di lapangan, program ini bertujuan mendengarkan langsung aspirasi serta pastikan kehadiran negara dalam setiap aktivitas publik.
Patroli dipimpin Brigpol Gita Septiyanti dan Bripda Alda Daratista, dengan pengemudi Bripda Yudha. Mereka menyasar sejumlah titik strategis di pusat Kota Kuala Kurun.
“Fokus utama patroli adalah memberikan imbauan kamtibmas kepada pengguna jalan, seperti selalu mematuhi peraturan lalu lintas, mengedepankan sikap santun saat berkendara, dan jaga semangat saling menghormati demi keselamatan bersama,” ucap Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K, M.H, melalui Wakapolres Kompol Indras Purwoko, S.H, Senin, 27 April 2026.
Tidak hanya di jalan raya, kehadiran polwan ini juga mewarnai dinamika ekonomi di Pasar Baru Kuala Kurun dan kawasan pertokoan. Dengan senyum dan sapa, mereka mengajak pedagang dan pengunjung pasar untuk turut menjaga keamanan lingkungan.
“Kolaborasi aktif dari masyarakat sangat diharapkan agar potensi tindak kriminalitas dapat dicegah sejak dini melalui kewaspadaan kolektif,” ujarnya.
Selain itu, patroli juga dilakukan dengan pengawalan distribusi program MBG. Para personel memastikan distribusi sampai tepat waktu dan tepat sasaran ke beberapa sekolah maupun posyandu. Lokasi yang dikunjungi meliputi institusi pendidikan seperti MTs Nurul Yaqin, SMA Katolik dan TK Pembina Kuala Kurun.
“Di sekolah tersebut, personel polwan tidak hanya memantau keamanan, tapi juga berinteraksi dengan para guru dan siswa, memberikan motivasi bahwa polisi adalah sahabat anak dan mitra bagi dunia pendidikan,” terangnya.
Di samping itu, keamanan objek vital daerah juga menjadi perhatian utama dari program situkepmas. Tim patroli melakukan pemantauan intensif di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kuala Kurun. Ini dilakukan guna menjamin kelancaran pelayanan administrasi, sehingga warga merasa nyaman ketika mengurus berbagai keperluan birokrasi di pusat layanan terpadu tersebut.
“Inovasi ini akan terus berkelanjutan. Situkepmas adalah jembatan komunikasi yang efektif untuk mengubah paradigma kepolisian menjadi lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan lokal,” jelasnya.
Dia menambahkan, situkepmas bukan sekadar patroli biasa, melainkan upaya untuk hadir di tengah masyarakat yang merasa tenang saat beraktivitas. Kehadiran polwan pada pengawalan distribusi MBG di sekolah dan posyandu adalah bukti kepolisian hadir untuk aspek sosial yang lebih luas.
“Keberhasilan dari program situkepmas ini sudah membuktikan bahwa pendekatan persuasif efektif dalam menciptakan stabilitas keamanan daerah secara berkelanjutan,” tandasnya. (Tim Redaksi)











