KUALA KURUN – HaloKaltengCom – Jajaran Polsek Manuhing, Polres Gunung Mas (Gumas) bersama Pemerintah Desa Bangun Sari, penyuluh pertanian lapangan (PPL), dan kelompok tani.Sumber Makmur melaksanakan panen raya jagung hibrida kuartal I, di lahan binaan Polri, Desa Bangun Sari, Kecamatan Manuhing.
Kegiatan tersebut menjadi momen penting dengan kehadiran berbagai elemen, mulai staf Kecamatan Manuhing, personel polsek, koramil dan perangkat desa terus menunjukkan kuatnya sinergisitas antar instansi dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat desa.
“Panen jagung itu dilakukan di lahan seluas dua hektare milik Pemerintah Desa Bangun Sari. Ini merupakan hasil dari masa tanam kuartal IV pada Desember 2025 lalu,” ucap Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K, M.H, melalui Kapolsek Manuhing Iptu Teguh Triyono, S.H, M.M, Sabtu, 11 April 2026.
Dia mengatakan, hasil panen tergolong sangat memuaskan, dengan capaian produksi mencapai kurang lebih delapan ton jagung dalam bentuk tongkol. Capaian ini adalah hasil dari kerja keras dan kolaborasi nyata pemerintah desa, badan usaha milik desa (BUMDes) dan kelompok tani yang jadi motor penggerak di lapangan.
“Berkat pendampingan yang intensif dari jajaran kepolisian dan tenaga ahli, tanaman jagung hibrida tersebut tumbuh subur hingga memasuki masa panen,” terangnya.
Dia menyampaikan, panen raya ini bukan sekadar seremonial belaka, tapi langkah konkret untuk selalu mendukung program prioritas Asta Cita Presiden RI. Dengan fokus utama adalah mendorong percepatan swasembada jagung untuk memperkuat ketahanan nasional secara mandiri dan berkelanjutan.
“Panen dilakukan secara gotong-royong. Personel Polsek bahu-membahu bersama warga memetik jagung. Itu menunjukkan wajah Polri yang humanis dan hadir di tengah kesulitan maupun kebahagiaan masyarakat petani,” jelasnya.
Dia mengakui, pendampingan dari kepolisian tidak akan berhenti sampai disini. Bhabinkamtibmas akan terus memantau distribusi hasil panen jagung serta persiapan musim tanam berikutnya, agar kesejahteraan petani terus meningkat.
“Kami berharap sinergi ini menjadi percontohan bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Gumas untuk memanfaatkan lahan desa secara optimal, demi kepentingan ekonomi warga,” tandasnya. (Tim Redaksi)










