Menu

Mode Gelap
Polsek Manuhing Tangkap Pengedar Sabu di Desa Taringen Hanya Enam Jam, Polsek Manuhing dan Satresnarkoba Polres Gumas Tangkap Dua Pengedar Sabu DPD NasDem Katingan Tegaskan Sikap Terkait Karikatur Tempo, Serukan Pers Tetap Berimbang DPRD Sarankan Orang Tua Batasi Anak Gunakan Gawai Penguatan Lembaga Adat, Dua Damang Resmi Dilantik Bupati Katingan PT DBK ‘Mangkir Lagi’ !! Mediasi Dengan Warga Pemilik Lahan Dijadwalkan Ulang

Berita Utama

PGRI Kecamatan Harus Jadi Penggerak Perubahan Pendidikan

badge-check


					FOTO : Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gunung Mas Iceu Purnamasari Perbesar

FOTO : Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gunung Mas Iceu Purnamasari

KUALA KURUN – HaloKalteng.Com – Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Iceu Purnamasari berharap, keberadaan dan peran aktif dari pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tingkat kecamatan, mampu meningkatkan mutu pendidikan.

“Saya ingin pengurus PGRI kecamatan tidak sekadar menjadi pelengkap dalam struktur organisasi, tetapi harus jadi garda terdepan dalam memperjuangkan kesejahteraan para guru dan meningkatkan mutu pendidikan,” ucap Iceu, Selasa, 12 Agustus 2025.

Dia mengakui, PGRI sebenarnya memiliki kekuatan besar sebagai organisasi profesi guru, akan tetapi kekuatan tersebut tidak akan berarti apabila para pengurus hanya terlibat pada kegiatan seremonial tanpa aksi nyata di lapangan.

“Kami ingin pengurus PGRI di kecamatan lebih aktif dalam menyuarakan persoalan pendidikan, terutama yang dialami guru honorer, guru di pelosok, dan sekolah yang masih kekurangan fasilitas,” tegasnya.

Politikus Partai Golongan Karya (Golkar) ini juga mendorong pengurus PGRI kecamatan bisa menjadi jembatan komunikasi para guru dengan pemerintah daerah, sekaligus wadah aspirasi maupun pelindung bagi para guru.

“Setiap keluhan, masukan dan ide kreatif yang didapat dari guru harus disampaikan, agar dunia pendidikan di Kabupaten Gumas dapat terus berkembang lebih cepat dan merata,” jelasnya.

Sekarang ini, lanjut dia, tantangan pada pendidikan tidak cukup dijawab dengan program dari atas, tapi membutuhkan kolaborasi konkret di tingkat bawah, dimana PGRI Kecamatan harus menjadi pemantik semangat, pendamping guru, sekaligus mitra kritis bagi pemerintah.

“Kami dari DPRD siap bersinergi. Namun PGRI juga harus lebih berani bicara dan bergerak. Jangan hanya menunggu, tapi harus melakukan perubahan. Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama,” tukasnya. (Tim Redaksi)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polsek Manuhing Tangkap Pengedar Sabu di Desa Taringen

15 April 2026 - 22:04 WIB

Hanya Enam Jam, Polsek Manuhing dan Satresnarkoba Polres Gumas Tangkap Dua Pengedar Sabu

15 April 2026 - 15:54 WIB

DPD NasDem Katingan Tegaskan Sikap Terkait Karikatur Tempo, Serukan Pers Tetap Berimbang

15 April 2026 - 14:28 WIB

DPRD Sarankan Orang Tua Batasi Anak Gunakan Gawai

15 April 2026 - 05:27 WIB

Penguatan Lembaga Adat, Dua Damang Resmi Dilantik Bupati Katingan

14 April 2026 - 14:37 WIB

Trending di Berita Utama