Menu

Mode Gelap
Dekat dengan Masyarakat, Polres Gunung Mas Sukses Jaring Pecatur Berbakat di Hari Bhayangkara Akselerasi Swasembada Pangan, Polres Gunung Mas Sukses Panen Delapan Ton Jagung di Lahan Dinas Bupati Murung Raya Tegaskan Siap Pertahankan Keberadaan PPPK dan PPPK Paruh Waktu  Sapma PP Gunung Mas dan Bawaslu Teken MoU Pengawasan Partisipatif Pemilih Pemula Meriahkan Hari Jadi ke-24 Gunung Mas, PWI Gelar Lomba Video Reels Ratusan Pelajar Ikuti Bazar UMKM dan Pentas Seni

Berita Utama

Gencar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan dan Pelecehan Seksual

badge-check


					FOTO : Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gunung Mas Iceu Purnamasari Perbesar

FOTO : Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gunung Mas Iceu Purnamasari

KUALA KURUN – HaloKalteng.Com – Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Iceu Purnamasari mengimbau seluruh pihak terkait, untuk gencar melaksanakan sosialisasi dalam pencegahan kekerasan dan pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak, serta sosialisasi undang-undang (UU) yang mengaturnya kepada masyarakat.

“Kami ingin dinas terkait menyosialisasikan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak langsung ke masyarakat, tidak hanya sosialisasi kepada kepala desa (kades), tokoh agama dan tokoh masyarakat saja,” ucap Iceu, Selasa, 5 Agustus 2025.

Dia menyampaikan, sosialisasi pencegahan kekerasan maupun pelecehan seksual dapat dilakukan dengan ikut bergabung bersama masyarakat yang berbincang depan rumah, di warung atau tempat keramaian lainnya.

“Penyampaian sosialisasi dikemas seolah seperti mengobrol atau sedang berbincang biasa dengan masyarakat,” ujarnya.

Disamping itu, dari dinas terkait juga jangan kaku dan ajak saja masyarakat berbincang. Selipkan terkait berbagai upaya pencegahan kekerasan dan pelecehan seksual beserta aturan yang mengaturnya.

“Dengan begitu, kami yakin sosialisasi pada pencegahan kekerasan maupun pelecehan seksual lebih mudah dipahami masyarakat, karena disampaikan dengan cara berbaur bersama mereka,” terangnya.

Dia mengatakan, dari dinas terkait juga bisa mengajarkan anak sejak dini terkait cara melindungi diri dari pelecehan seksual, yang dimulai sekolah minggu, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD).

“Salah satu caranya yakni memberitahukan bagian tubuh mana yang boleh dan tidak boleh disentuh oleh orang lain. Itu dapat dilakukan menggunakan nyanyian, agar anak cepat memahami,” jelas Iceu.

Politikus Partai Golongan Karya (Golkar) ini mengakui, berdasarkan rilis Polres Gumas, kejahatan perlindungan anak tahun 2023 hanya tiga kasus, tahun 2024 mengalami tren kenaikan menjadi 21 kasus atau naik 600 persen.

“Kami miris karena kasus kejahatan terkait perlindungan anak tahun 2024 meningkat drastis dibandingkan tahun 2023,” tukasnya. (Tim Redaksi)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dekat dengan Masyarakat, Polres Gunung Mas Sukses Jaring Pecatur Berbakat di Hari Bhayangkara

12 Juni 2026 - 12:52 WIB

Akselerasi Swasembada Pangan, Polres Gunung Mas Sukses Panen Delapan Ton Jagung di Lahan Dinas

10 Juni 2026 - 13:49 WIB

Sapma PP Gunung Mas dan Bawaslu Teken MoU Pengawasan Partisipatif Pemilih Pemula

9 Juni 2026 - 09:11 WIB

Meriahkan Hari Jadi ke-24 Gunung Mas, PWI Gelar Lomba Video Reels

7 Juni 2026 - 13:19 WIB

Ratusan Pelajar Ikuti Bazar UMKM dan Pentas Seni

7 Juni 2026 - 13:01 WIB

Trending di Berita Utama
error: Content is protected !!