Menu

Mode Gelap
Polsek Rungan Jemur Satu Ton Jagung, Dukung Swasembada Pangan Kantor Pertanahan Gumas Targetkan 2.273 Bidang Tanah PTSL SHAT Operasi Telabang 2026 Dimulai, Polres Gumas Ajak Warga Disiplin Berlalu Lintas Sambut HUT ke-18, DPC Partai Gerindra Gunung Mas Gelar Aksi Sosial Pemkab Kotim dan PMI Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Di Kawasan Pasar Lama Kasongan TP-PKK Katingan Hadir di Posko Kasongan Lama, Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran

Berita Utama

Harus Inovatif dan Kreatif Menggali Sumber PADes

badge-check


					RAPAT : Anggota DPRD Kabupaten Gumas Yulius Agau (dua dari kanan) ketika mengikuti rapat di ruang rapat komisi DPRD setempat, pekan lalu. Perbesar

RAPAT : Anggota DPRD Kabupaten Gumas Yulius Agau (dua dari kanan) ketika mengikuti rapat di ruang rapat komisi DPRD setempat, pekan lalu.

KUALA KURUN – HaloKalteng.Com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Yulius Agau mendorong seluruh pemerintah desa di daerah ini, untuk lebih inovatif dan kreatif dalam menggali sumber pendapatan asli desa (PADes).

“PADes itu penting untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa dan mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer pusat maupun daerah,” ucap Yulius Agau, Senin, 28 Juli 2025.

Dia mengatakan, potensi desa sangat beragam, baik itu dari sektor perikanan, pertanian, pariwisata lokal, perkebunan, hingga kerajinan tangan masyarakat. Semua potensi tersebut harus lebih dioptimalkan dengan kreatifitas pendekatan berbasis kearifan lokal dan pemanfaatan teknologi.

“Salah satu kreatifitas yang bisa dilakukan pemerintah desa adalah kerjasama dengan perusahaan besar swasta (PBS) yang ada di wilayah desa, melalui realisasi kebun kemitraan plasma 20 persen dari total lahan inti perusahaan,” terangnya.

Politikus Partai Perindo ini menegaskan, kemitraan pemerintah desa dengan PBS perkebunan menjadi peluang besar bagi desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Kami ingin pemerintah desa jangan hanya menjadi penonton di tengah geliat investasi, tetapi juga turut jadi pelaku pembangunan untuk kemajuan desa dan peningkatan kesejahteraan warga,” tegasnya.

Dia juga mengingatkan pemerintah desa agar tidak hanya menggantungkan pembangunan desa pada dana APBD. Harus ada upaya dalam menggali potensi lokal dan menciptakan terobosan inovatif, demi mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

“Dalam beberapa tahun terakhir ini, pembangunan banyak diarahkan untuk pembangunan infrastruktur di desa. Tinggal sekarang bagaimana meningkatkan perekonomian desa dengan mengarahkan warga yang bekerja tambang emas dapat beralih ke sektor usaha lain,” jelasnya.

Saat ini, lanjut dia, tantangan bagi pemerintah desa bukan lagi sebatas membangun fisik saja, tetapi bagaimana menggerakkan ekonomi masyarakat desa, agar kesejahteraan benar-benar dirasakan secara nyata.

“Ada banyak potensi yang perlu dikembangkan lebih serius. Namun yang harus menjadi prioritas adalah program pemberdayaan perekonomian, pelatihan keterampilan, serta dukungan terhadap usaha mikro kecil menengah (UMKM),” tukasnya. (Tim Redaksi)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polsek Rungan Jemur Satu Ton Jagung, Dukung Swasembada Pangan

7 Februari 2026 - 15:28 WIB

Kantor Pertanahan Gumas Targetkan 2.273 Bidang Tanah PTSL SHAT

4 Februari 2026 - 10:45 WIB

Operasi Telabang 2026 Dimulai, Polres Gumas Ajak Warga Disiplin Berlalu Lintas

2 Februari 2026 - 19:42 WIB

Sambut HUT ke-18, DPC Partai Gerindra Gunung Mas Gelar Aksi Sosial

2 Februari 2026 - 19:28 WIB

Pemkab Kotim dan PMI Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Di Kawasan Pasar Lama Kasongan

31 Januari 2026 - 16:20 WIB

Trending di Berita Utama