Menu

Mode Gelap
Personel Polsek Manuhing Bersama Warga Panen 2,5 Ton Jagung Targetkan Kemenangan 2029, Kepengurusan PKB Kalteng Masa Bakti 2026-2031 Resmi Kukuhkan Evaluasi Pelayanan Publik 2025, Wabup Katingan Hadiri Penyampaian Opini Ombudsman RI Tekan Dampak Pengurangan TKD, Bupati Katingan Usulkan Dukungan APBN-DAK 2027–2030 TP-PKK Katingan Dorong Aksi Nyata Kader Hadapi Stunting dan Tantangan Sosial Pemkab Katingan Lakukan Pelantikan 39 Pejabat, Perkuat Struktur Birokrasi

Berita Utama

Dibuka Sekda Ranwal Penanggulangan Bencana dan Mulai Disusun

badge-check


					Sekda Gumas Richard FL didampingi Kepala BPBD Champili saat membuka kegiatan, Insert : Sekda dan pihak terkait sedang berfose bersama di aula kantor Inspektorat, Selasa (24/9/2024). Perbesar

Sekda Gumas Richard FL didampingi Kepala BPBD Champili saat membuka kegiatan, Insert : Sekda dan pihak terkait sedang berfose bersama di aula kantor Inspektorat, Selasa (24/9/2024).

KUALA KURUN, Halokalteng.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) bersama Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menggelar kebiatan lokakarya kegiatan penyusunan rencana awal (Ranwal) dokumen rencana penaggulangan bencana di bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini.

Baca Juga : Perbaikan Jembatan Miwan dan Rawi Diapresiasi Dewan

Sekda Gumas Richard FL mengatakan, pada umumnya risiko bencana alam meliputi bencana akibat faktor geologi gempa bumi, tsunami dan letusan gunung api, bencana akibat hydrometeorologi banjir, tanah longsor, kekeringan, angin topan, bencana akibat faktor biologi wabah penyakit manusia, penyakit tanaman/ternak, dan hama tanaman.

“Dengan adanya penyusunan rencana awal dokumen rencana penaggulangan bencana, sehingga bisa dilaksanakan dengan baik oleh pihak-pihak terkait dari OPD-OPD yang ada ini baik dari pihak eskternal maupun internal,” ucap Sekda Gumas Richard FL, Selasa (24/9/2024).

Menurut dia, dengan mencegah dari berbagai upaya- upaya pencegahan bencana akibat ulah manusia terkait dengan konflik antar manusia akibat perebutan sumberdaya yang terbatas, alasan ideologi, religius serta politik. Sehingga, kedaruratan kompleks merupakan kombinasi dari situasi bencana pada suatu daerah konflik.

Baca Juga : Sambut Pilkada, Ini Ajakan Dewan di Gumas

“Maka mempertimbangkan kondisi dan faktor-faktor kerentanan, peluang kejadian di waktu mendatang, dan potensi risiko bencana, maka diperlukan suatu perencanaan penanggulangan bencana yang komprehensif,” terang dia.

 

Terpisah, Kepala BPBD Gumas Champili menjelaskan, dengan dilakukan kegiatan penyusunan rencana awal, yang diikuti oleh OPD terkait dari Dinkes, Dinsos, serta sejumlah pihak eksternal tujuannya untuk menyusun pedoman tata laksana penyelenggaraan penanggulangan bencana secara terkoordinasi, terpadu, terarah dan menyeluruh.

 

“Kegiatan ini juga dilaksanakan satu hari, dan ini juga merupakan amanat UU No 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, dan tata laksana penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana bagi pemerintah dan pemerintah daerah diatur dalam PP No. 21 Tahun 2018,” tandas dia. (red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Personel Polsek Manuhing Bersama Warga Panen 2,5 Ton Jagung

14 Februari 2026 - 20:58 WIB

Targetkan Kemenangan 2029, Kepengurusan PKB Kalteng Masa Bakti 2026-2031 Resmi Kukuhkan

14 Februari 2026 - 13:09 WIB

Evaluasi Pelayanan Publik 2025, Wabup Katingan Hadiri Penyampaian Opini Ombudsman RI

13 Februari 2026 - 16:10 WIB

Tekan Dampak Pengurangan TKD, Bupati Katingan Usulkan Dukungan APBN-DAK 2027–2030

12 Februari 2026 - 14:28 WIB

TP-PKK Katingan Dorong Aksi Nyata Kader Hadapi Stunting dan Tantangan Sosial

11 Februari 2026 - 15:43 WIB

Trending di Berita Utama