Menu

Mode Gelap
Operasi Pencarian Berbuah Hasil, Bripda Nopandri Ramadhana Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Katingan Wujudkan Akhir Pekan Aman, Piket Pamapta Polres Gunung Mas Patroli di Pusat Keramaian Kuala Kurun DPRD Menilai Layanan SKCK Keliling Memudahkan Masyarakat Daerah Hulu Kapolda dan Gubernur Kalteng Antar Penghormatan Terakhir untuk Anggota Polri yang Gugur dalam Pemberantasan Narkoba Operasi Satresnarkoba Polres Katingan Diwarnai Perlawanan, Satu Personel Gugur dan Dua Masih Dicari Kapolda Kalteng Sampaikan Belasungkawa Mendalam, Doakan Anggota Gugur dan Dua Personel Segera Ditemukan

Berita Utama

Ruas Jalan Tewah Kahut Rusak, Dewan : Kurang Pengawasan

badge-check


					Anggota DPRD Gunung Mas Polie L Mihing. Perbesar

Anggota DPRD Gunung Mas Polie L Mihing.

KUALA KURUN, Halokalteng.com – Pihak Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menuding terjadinya kerusakan yang terjadi di ruas Jalan Tewah menuju Kecamatan Kahayan Hulu Utara (Kahut) tersebut. Dipicu lantaran, dilalui oleh kendaraan yang angkutan melebihi kapasitas dari jalan. Sehingga menimbulkan kerusakan yang cukup parah.

Anggota DPRD Kabupaten Gumas Polie L Mihing menyebutkan, kendaraan yang melalui ruas jalan tersebut tidak lain dan kalau bukan dari milik perusahan besar swasta (PBS) di wilayah setempat, sehingga menimbulkan kerusakan yang cukup parah.

“Kerusakan di daerah ruas Tewah Kahut ini disebabkan oleh angkutan dari PBS yang melebihi dari kapasitas jalan sehingga, jalan yang hanya bisa dilalui 8 ton, akan tetapi kendaraan yang melaluinya melebihi dari 15 ton, maka ini yang menjadi penyebab awalnya kerusakan,” kata Polie L Mihing, dibincangi, belum lama ini.

Sebenarnya untuk ruas jalan tersebut, lanjut Politisi dari daerah pemilihan tiga meliputi empat kecamatan ini, seperti Kecamatan Tewah, Kahut, Miri Manasa dan Damang Batu ini menjelaskan, kelas jalan yang ada sekarang ini hanya diperbolehkan kendaraan dibawah dari 8 ton.

“Artinya kelas dari jalan Kahut Tewah ini hanya kelas III, tetapi fakta dilapangan kendaraan yang melawatinya melebihi dari kelas jalan, dampaknya yaitu terjadinya kerusakan dan angkutan masyarakat pun menjadi terhambat,” ungkap dia.

Selain itu, tambah politikus dari partai Hanura ini menjelaskan, dengan terjadinya kerusakan tersebut, diakui dia, bahwa terjadi lemahnya di segi pengawasan, khususnya dari aparat yang berwenang. Sehingga dampaknya terasa khususnya oleh masyarakat yang ada di wilayah dapil III.

“Kami menilai ini kurangnya pengawasan dari aparat berwenang khususnya dinas yang berkaitan dengan jalan untuk mengawasi serta menegur para angkutan PBS yang seenaknya melalui jalan yang diperbolehkan sesuai kapasitas jalan,” tandas Polie. (red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Operasi Pencarian Berbuah Hasil, Bripda Nopandri Ramadhana Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Katingan

4 Juli 2026 - 20:02 WIB

Wujudkan Akhir Pekan Aman, Piket Pamapta Polres Gunung Mas Patroli di Pusat Keramaian Kuala Kurun

4 Juli 2026 - 17:26 WIB

DPRD Menilai Layanan SKCK Keliling Memudahkan Masyarakat Daerah Hulu

3 Juli 2026 - 20:42 WIB

Kapolda dan Gubernur Kalteng Antar Penghormatan Terakhir untuk Anggota Polri yang Gugur dalam Pemberantasan Narkoba

3 Juli 2026 - 20:19 WIB

Operasi Satresnarkoba Polres Katingan Diwarnai Perlawanan, Satu Personel Gugur dan Dua Masih Dicari

3 Juli 2026 - 13:01 WIB

Trending di Berita Utama
error: Content is protected !!