Menu

Mode Gelap
Polsek Sepang Gencarkan Patroli Rutin, Imbau Warga Tidak Gunakan Knalpot Brong dan Balap Liar Semarak HUT RI ke-81, Polres Gunung Mas Gelar Jalan Sehat, Senam Bersama dan Beragam Lomba Atasi Blankspot, Katingan Terima 287 Perangkat Starlink Untuk Fasilitas Pelayanan Publik Hari Anak Nasional 2026, Pemkab Katingan Dorong Kreativitas Anak Lewat Lomba Mewarnai DPRD Gunung Mas Soroti Sungai Dipenuhi Sampah Satresnarkoba Polres Gunung Mas Amankan Terduga Pengedar Sabu di Mihing Raya, 27 Paket Diduga Narkotika Disita

Berita Utama

Ruas Jalan Tewah Kahut Rusak, Dewan : Kurang Pengawasan

badge-check


					Anggota DPRD Gunung Mas Polie L Mihing. Perbesar

Anggota DPRD Gunung Mas Polie L Mihing.

KUALA KURUN, Halokalteng.com – Pihak Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menuding terjadinya kerusakan yang terjadi di ruas Jalan Tewah menuju Kecamatan Kahayan Hulu Utara (Kahut) tersebut. Dipicu lantaran, dilalui oleh kendaraan yang angkutan melebihi kapasitas dari jalan. Sehingga menimbulkan kerusakan yang cukup parah.

Anggota DPRD Kabupaten Gumas Polie L Mihing menyebutkan, kendaraan yang melalui ruas jalan tersebut tidak lain dan kalau bukan dari milik perusahan besar swasta (PBS) di wilayah setempat, sehingga menimbulkan kerusakan yang cukup parah.

“Kerusakan di daerah ruas Tewah Kahut ini disebabkan oleh angkutan dari PBS yang melebihi dari kapasitas jalan sehingga, jalan yang hanya bisa dilalui 8 ton, akan tetapi kendaraan yang melaluinya melebihi dari 15 ton, maka ini yang menjadi penyebab awalnya kerusakan,” kata Polie L Mihing, dibincangi, belum lama ini.

Sebenarnya untuk ruas jalan tersebut, lanjut Politisi dari daerah pemilihan tiga meliputi empat kecamatan ini, seperti Kecamatan Tewah, Kahut, Miri Manasa dan Damang Batu ini menjelaskan, kelas jalan yang ada sekarang ini hanya diperbolehkan kendaraan dibawah dari 8 ton.

“Artinya kelas dari jalan Kahut Tewah ini hanya kelas III, tetapi fakta dilapangan kendaraan yang melawatinya melebihi dari kelas jalan, dampaknya yaitu terjadinya kerusakan dan angkutan masyarakat pun menjadi terhambat,” ungkap dia.

Selain itu, tambah politikus dari partai Hanura ini menjelaskan, dengan terjadinya kerusakan tersebut, diakui dia, bahwa terjadi lemahnya di segi pengawasan, khususnya dari aparat yang berwenang. Sehingga dampaknya terasa khususnya oleh masyarakat yang ada di wilayah dapil III.

“Kami menilai ini kurangnya pengawasan dari aparat berwenang khususnya dinas yang berkaitan dengan jalan untuk mengawasi serta menegur para angkutan PBS yang seenaknya melalui jalan yang diperbolehkan sesuai kapasitas jalan,” tandas Polie. (red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polsek Sepang Gencarkan Patroli Rutin, Imbau Warga Tidak Gunakan Knalpot Brong dan Balap Liar

9 Agustus 2026 - 07:14 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Polres Gunung Mas Gelar Jalan Sehat, Senam Bersama dan Beragam Lomba

8 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Atasi Blankspot, Katingan Terima 287 Perangkat Starlink Untuk Fasilitas Pelayanan Publik

7 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Hari Anak Nasional 2026, Pemkab Katingan Dorong Kreativitas Anak Lewat Lomba Mewarnai

7 Agustus 2026 - 17:51 WIB

DPRD Gunung Mas Soroti Sungai Dipenuhi Sampah

7 Agustus 2026 - 13:46 WIB

Trending di Berita Utama
error: Content is protected !!