Menu

Mode Gelap
ILDI Katingan Peringati Hari Lanjut Usia Nasional ke-30, Dorong Lansia Tetap Sehat dan Produktif Dandim 1013/Muara Teweh Gelar Coffee Break Bersama Insan Pers Mura  Bupati Motivasi Lulusan SMPN 1 Kurun Raih Masa Depan Gemilang Jalan Puruk Cahu – Saripoi Minim Rambu – Rambu Lalu Lintas Dua Remaja Temukan Mayat Janin Dalam Kondisi Terkubur ‘Bernisan’ Daun Sawang Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Polres Gumas Teguhkan Ideologi Pancasila Sebagai Pemersatu Bangsa

Eksekutif

Ini Masukan Fraksi GKB ke Pemda Gumas

badge-check


					Anggota DPRD Gumas Sahriah sedang memberikan salam bagi peserta rapat di gedung dewan, Senin (08/07/2024). Perbesar

Anggota DPRD Gumas Sahriah sedang memberikan salam bagi peserta rapat di gedung dewan, Senin (08/07/2024).

KUALA KURUN, Halokalteng.com – Fraksi Gerakan Karya Bersatu (FGKB) pendukung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kabupaten Gunung Mas memberikan masukkan dan saran ke pemerintah setempat, agar dapat diperhatikkan secara khususus terhadap besaran perda Bedah Rumah dan peningkatan jalan di desa Sei Antai yang menuju ke Tumbang Rahuyan.

Juru Bicara (Jubir) GKB sekaligus Anggota DPRD Gumas Sahriah mengatakan, mengingat jalan Sei Antai tersebut, jalan yang di lalui setiap hari bagi anak-anak sekolah, maupun masayarakat, karena pada musim-musim hujan jalan tersebut sangat susah dan berbahaya untuk di lewati.

“Hal tersebut mengganggu aktivitas sekolah anak-anak pelajar, pada saat ini jalan tersebut masih belum fungsional, agar pemerintah daerah dapat memberikan perhatian khusus dan di utamakan perbaikan jalan ini,” ucap Sahriah, Senin (08/07/2024).

Selain itu, masukkan bagi permerintah daerah mengenai minimal besaran Perda tentang Bantuan Bedah Rumah yang bisa di kaji ulang agar di bahas bersama-sama, supata bisa mencari solusi mengenai besar minimal anggaran untuk bantuan Bedah rumah yang saat ini sudah berjalan.

“Kita berharap agar ke depannya lebih di maksimalkan lagi, karena dengan minimalnya biaya bedah rumah tersebut di lapangan saat ini masinh kurang efektif untuk kelancaran pembangunan bantuan bedah rumah,” ujarnya.

Ini juga, katanya, dipengaruhi dengan mahalnya bahan-bahan baku pembangun bedah rumah yang nilai sebelumnya hanya Rp. 20 juta, agar bisa dinaikkan dengan nilai yang sesuai dengan anggaran dalam bedah rumah.

“Kita berharap nantinya bersama-sama pada rapat selanjutnya, bisa mencari solusi baiknya dengan seksama secara musyawarah dan mufakat,” pungkas dia.(Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

ILDI Katingan Peringati Hari Lanjut Usia Nasional ke-30, Dorong Lansia Tetap Sehat dan Produktif

6 Juni 2026 - 15:53 WIB

Dandim 1013/Muara Teweh Gelar Coffee Break Bersama Insan Pers Mura 

5 Juni 2026 - 06:12 WIB

Bupati Motivasi Lulusan SMPN 1 Kurun Raih Masa Depan Gemilang

3 Juni 2026 - 19:47 WIB

Jalan Puruk Cahu – Saripoi Minim Rambu – Rambu Lalu Lintas

3 Juni 2026 - 06:43 WIB

Jalan Puruk Cahu - Saripoi Minim Rambu - Rambu Lalu Lintas

Dua Remaja Temukan Mayat Janin Dalam Kondisi Terkubur ‘Bernisan’ Daun Sawang

2 Juni 2026 - 19:59 WIB

Trending di Headline
error: Content is protected !!