Menu

Mode Gelap
Personel Polsek Manuhing Bersama Warga Panen 2,5 Ton Jagung Targetkan Kemenangan 2029, Kepengurusan PKB Kalteng Masa Bakti 2026-2031 Resmi Kukuhkan Evaluasi Pelayanan Publik 2025, Wabup Katingan Hadiri Penyampaian Opini Ombudsman RI Tekan Dampak Pengurangan TKD, Bupati Katingan Usulkan Dukungan APBN-DAK 2027–2030 TP-PKK Katingan Dorong Aksi Nyata Kader Hadapi Stunting dan Tantangan Sosial Pemkab Katingan Lakukan Pelantikan 39 Pejabat, Perkuat Struktur Birokrasi

Eksekutif

Ini Masukan Fraksi GKB ke Pemda Gumas

badge-check


					Anggota DPRD Gumas Sahriah sedang memberikan salam bagi peserta rapat di gedung dewan, Senin (08/07/2024). Perbesar

Anggota DPRD Gumas Sahriah sedang memberikan salam bagi peserta rapat di gedung dewan, Senin (08/07/2024).

KUALA KURUN, Halokalteng.com – Fraksi Gerakan Karya Bersatu (FGKB) pendukung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kabupaten Gunung Mas memberikan masukkan dan saran ke pemerintah setempat, agar dapat diperhatikkan secara khususus terhadap besaran perda Bedah Rumah dan peningkatan jalan di desa Sei Antai yang menuju ke Tumbang Rahuyan.

Juru Bicara (Jubir) GKB sekaligus Anggota DPRD Gumas Sahriah mengatakan, mengingat jalan Sei Antai tersebut, jalan yang di lalui setiap hari bagi anak-anak sekolah, maupun masayarakat, karena pada musim-musim hujan jalan tersebut sangat susah dan berbahaya untuk di lewati.

“Hal tersebut mengganggu aktivitas sekolah anak-anak pelajar, pada saat ini jalan tersebut masih belum fungsional, agar pemerintah daerah dapat memberikan perhatian khusus dan di utamakan perbaikan jalan ini,” ucap Sahriah, Senin (08/07/2024).

Selain itu, masukkan bagi permerintah daerah mengenai minimal besaran Perda tentang Bantuan Bedah Rumah yang bisa di kaji ulang agar di bahas bersama-sama, supata bisa mencari solusi mengenai besar minimal anggaran untuk bantuan Bedah rumah yang saat ini sudah berjalan.

“Kita berharap agar ke depannya lebih di maksimalkan lagi, karena dengan minimalnya biaya bedah rumah tersebut di lapangan saat ini masinh kurang efektif untuk kelancaran pembangunan bantuan bedah rumah,” ujarnya.

Ini juga, katanya, dipengaruhi dengan mahalnya bahan-bahan baku pembangun bedah rumah yang nilai sebelumnya hanya Rp. 20 juta, agar bisa dinaikkan dengan nilai yang sesuai dengan anggaran dalam bedah rumah.

“Kita berharap nantinya bersama-sama pada rapat selanjutnya, bisa mencari solusi baiknya dengan seksama secara musyawarah dan mufakat,” pungkas dia.(Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Personel Polsek Manuhing Bersama Warga Panen 2,5 Ton Jagung

14 Februari 2026 - 20:58 WIB

Targetkan Kemenangan 2029, Kepengurusan PKB Kalteng Masa Bakti 2026-2031 Resmi Kukuhkan

14 Februari 2026 - 13:09 WIB

Evaluasi Pelayanan Publik 2025, Wabup Katingan Hadiri Penyampaian Opini Ombudsman RI

13 Februari 2026 - 16:10 WIB

Tekan Dampak Pengurangan TKD, Bupati Katingan Usulkan Dukungan APBN-DAK 2027–2030

12 Februari 2026 - 14:28 WIB

TP-PKK Katingan Dorong Aksi Nyata Kader Hadapi Stunting dan Tantangan Sosial

11 Februari 2026 - 15:43 WIB

Trending di Berita Utama