Menu

Mode Gelap
Polsek Kahut Gelar Gerakan Pangan Murah di Tumbang Miri, 125 Kilogram Beras SPHP Habis Terjual DPRD Dukung Perempuan Dipercaya Jadi Camat Hotspot di Kurun Berhasil Dipadamkan, Polres Gunung Mas Pimpin Penanganan Karhutla Bersama Tim Gabungan Polwan Polres Gunung Mas Patroli Kamtibmas Lewat Inovasi Situkepmas, Humanis Beri Edukasi dan Kawal Distribusi MBG DPRD Ingin Pencegahan Karhutla Menjadi Gerakan Bersama Kapolres Gunung Mas Tinjau SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari, Pastikan Proses Pengolahan dan Pengemasan MBG Berjalan Baik

Berita Utama

Sopir Truk Harus Bisa Tolerasi dan Jangan Ugal-Ugalan di Jalan

badge-check


					 Ketua Komisi II DPRD Gumas Nomi Aprilia. Perbesar

Ketua Komisi II DPRD Gumas Nomi Aprilia.

KUALA KURUN,HaloKalteng.com – Jalan Lintas Kurun-Palangka Raya, kerap kali ditemui aksi para pengendara truk pengangkut, batu bara, CPO dan lainnya yang sering ugal-ugalan di jalan. Bahkan tidak memberikan toleransi dan memikirkan keselamatan para pengguna jalan lainnya.

Olehnya, Pihak Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas Nomi Aprilia meminta seluruh sopir angkutan berat seperti batu bara, kayu maupun bermuatan minyak mentah sawit (crude palm oil) atau (CPO) harus bebas dari penggunaan obat terlarang.

“Kami meminta dengan pihak vendor, agar dilakukan pemeriksaan urine bagi para sopir yang membawa truk batu bara, kayu dan CPO ini dilakukan pemeriksaan. Ini penting supaya tidak ada pengendara yang membawa kendaraan besar dibawah pengaruh obat-obatan,” ucap Anggota DPRD Gunung Mas Nomi Aprilia, Senin (20/05/2024).

Karena menurut dia, jika mereka sopir sering kali ugal ugalan dan sering mengambil jalan pelintas yang memang dijalurnya sendiri, maka mereka yang mengendara diduga ada pengaruh obat terlarang sehingga berakibat bisa fatal. Keselamatan pengguna jalan lainnya.

“Banyak yang terjadi dan dilihat dari sejumlah fakta kecelakaan lalulintas yang belakangan ini semakin banyak melibatkan angkutan truk Perusahaan, jalur yang kerap menjadi lintasan trak yaitu di Jalan Kurun Palangka Raya,” ujarnya.

Dirinya mendorong agar para pengusaha angkutan yang harus aktif untuk mencegah adanya penyalahgunaan obat terlarang itu, karena jika terjadi kecelakaan semua pihak dirugikan termasuk korban dan pemilik angkutan sendiri.

“Bayangkan kalau batu bara itu itu tumpah di jalan berapa kerugian materil yang ditimbulkan. Maka dari itu untuk para sopir ini harus jelas kualifikasinya supaya tidak sampai para sopir itu ternyata sedang dalam pengaruh obat terlarang,” demikian Nomi.(Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polsek Kahut Gelar Gerakan Pangan Murah di Tumbang Miri, 125 Kilogram Beras SPHP Habis Terjual

1 Agustus 2026 - 14:08 WIB

DPRD Dukung Perempuan Dipercaya Jadi Camat

31 Juli 2026 - 14:20 WIB

Hotspot di Kurun Berhasil Dipadamkan, Polres Gunung Mas Pimpin Penanganan Karhutla Bersama Tim Gabungan

31 Juli 2026 - 12:54 WIB

Polwan Polres Gunung Mas Patroli Kamtibmas Lewat Inovasi Situkepmas, Humanis Beri Edukasi dan Kawal Distribusi MBG

30 Juli 2026 - 08:54 WIB

DPRD Ingin Pencegahan Karhutla Menjadi Gerakan Bersama

29 Juli 2026 - 11:18 WIB

Trending di Berita Utama
error: Content is protected !!