Menu

Mode Gelap
Festival Budaya Isen Mulang Merupakan Momentum “Sakral”, Pelestarian Budaya di Tengah Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Lingkungan DLH Gelar Workshop Pengelolaan Sampah Organik Wabup Katingan Serahkan Bantuan Alsintan Untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian Vivi Anita Elka Terpilih Jadi Ketua HIPMI Gunung Mas Periode 2026-2029 HIPMI Gunung Mas Harus Bangun Kemitraan dan Perkuat Kolaborasi dengan Pemda dan BUMN Wabup Firdaus Tegaskan Aspirasi Masyarakat Hasil Reses DPRD Jadi Perhatian Pemkab Katingan

Berita Utama

Kearifan Lokal di Gunung Mas Perlu Digali

badge-check


					Anggota DPRD Gunung Mas Nomi Aprilia Perbesar

Anggota DPRD Gunung Mas Nomi Aprilia

KUALA KURUN,HaloKalteng.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas mengharapkan dengan masyarakat di wilayah ini, agar terus mengali kearifan lokal supaya terus dikembangkan untuk dikenal oleh masyarakat luas kedepannya.

“Perlu digali lagi sebenarnya kearifan lokal kita di daerah, supaya dikenal oleh masyarakat luar. Sehingga, kedepannya bisa dijadikan cagar budaya,” ucap Anggota DPRD Gunung Mas Nomi Aprilia, kepada HaloKalteng.com, Rabu (15/5/2024).

Sebagai contoh, kata Nomi, seperti harubuh dengan manugal, mangarungut, ritual tiwah dan lainnya. Sehingga, hal tersebutlah yang perlu dikelola dan dikembangkan lagi ditengah masyarakat di bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini.

“Budaya kita Dayak ini sebenarnya cukup banyak, tidak hanya tiwah dan ngarungut saja yang kearifan lokal tapi banyak, maka itulah yang perlu dipelihara lagi dan di lestarikan,” terang politisi PDIP ini.

Oleh sebab itu, sambung Nomi, peran masyarakat sangat diperlukan dalam menjaga kearifan lokal dan seni budaya di Kalteng, secara khusus Kabupaten Gumas ini agar semua itu tidak hilang begitu saja.

Menurut ibu dua anak ini menambahkan, walapun zaman seperti sekarang ini terus berkembang, namun apa yang menjadi ciri khas serta adat istiadat daerah jangan sampai kalah dengan budaya luar.

“Kita harus sadar, bahwa penting bagi kita semua untuk terus menjaga kelestarian kearifan lokal dan seni budaya kita meski di tengah perkembangan zaman, supaya apa yang ditinggalkan nenek moyang kita bisa tetap bertahan,” imbuh dia. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Festival Budaya Isen Mulang Merupakan Momentum “Sakral”, Pelestarian Budaya di Tengah Masyarakat

20 Mei 2026 - 09:28 WIB

Festival Budaya

Tingkatkan Kesadaran Lingkungan DLH Gelar Workshop Pengelolaan Sampah Organik

20 Mei 2026 - 07:55 WIB

Wabup Katingan Serahkan Bantuan Alsintan Untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian

19 Mei 2026 - 13:16 WIB

Vivi Anita Elka Terpilih Jadi Ketua HIPMI Gunung Mas Periode 2026-2029

19 Mei 2026 - 09:54 WIB

HIPMI Gunung Mas Harus Bangun Kemitraan dan Perkuat Kolaborasi dengan Pemda dan BUMN

18 Mei 2026 - 19:51 WIB

Trending di Berita Utama
error: Content is protected !!