Menu ✖

Breaking News

Berita Utama

Gunung Mas Juara Satu Terendah Angka Stunting se-Kalteng

badge-check

Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia LP Umbing didampingi Kepala Bapperida Yantrio Aulia, Kepala DP2KBP3A dr Rina Sari, saat dibincangi awak media di aula Kecamatan Kurun, Senin (29/04/2024). Perbesar

Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia LP Umbing didampingi Kepala Bapperida Yantrio Aulia, Kepala DP2KBP3A dr Rina Sari, saat dibincangi awak media di aula Kecamatan Kurun, Senin (29/04/2024).

KUALA KURUN, HaloKalteng.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas kembali melakukan rapat koordinasi (Rakor) untuk klaborasi dari Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS). Yang terdiri dari Bapperida, DP2KBP3A, Dinkes dan DPMD dari kabupaten setempat, dilaksanakan di aula Kantor Kecamatan Kurun, Senin (29/04/2024).

Wakil Bupati dan selaku Ketua TPPS Kabupaten Gunung Mas Efrensia LP Umbing, saat dibincangi sejumlah wartawan mengemukakan, bahwa pihaknya akan terus melakukan upaya pengoptimalan percepatan penurunan stunting di wilayah setempat.

Yang mana, permasalahan stunting di Indonesia saat ini menjadi salah satu prioritas selama agenda pembangunan nasional pemerintah telah menetapkan stunting sebagai isu prioritas nasional dan rencana pembangunan jangka menengah nasional 2020 hingga 2024.

“Pemerintah pusat telah menetapkan target penurunan angka prevalensi stunting dari 24,4 persen pada tahun 2021 menjadi 14 persen pada tahun 2024. Puji sukur kepada TYME Kabupaten Gunung Mas berhasil menurunkan stunting di angka 12,9 persen data dari SSGI dan SKI,” ucap Efrensia LP Umbing.

Pelbagai Upaya sebenarnya, akui dia, dalam percepatan penurunan stunting dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, salah satunya mencakup berbagai sektor OPD yang tergabung dalam TPPS, guna untuk menekan angka stunting di wilayah setempat.

“Usaha tersebut dihasilkan dengan sangat bagus dan keberhasilan program peningkatan SDM kita serta menurunkan angka penurunan stunting yang dilaksanakan TPPS Kabupaten Gunung Mas cukup optimal bahkan memiliki prevalensi terendah di Kalteng,” ucap dia yang saat itu tengah bahagia.

“Angka stunting di Kabupaten kita dari Kemenkes berdasarkan survei kesehatan Indonesia di Tahun 2022 ada di 17,6 dan pada tahun 2023 kita ada di 12,9 dan target Nasional yakni 14 persen, kita di 2023 sudah dibawah target nasional dan terendah di Kalteng,” paparnya memastikan.

Kendati demikian, Efrensia mengklaim, semua pihak tak boleh lengah dan harus berupaya terus dalam upaya penurunan stunting. Pasalnya, bukan hanya ingin bersaing soal angka namun, Pemkab bersama jajarannya ingin membentuk SDM di Gunung Mas yang sehat serta cerdas. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Program Kumpul Bersama Masyarakat, Polres Gunung Mas Buka Ruang Dialog dengan Komunitas

21 Okt 2026 - 12:50 WIB

Program Kumpul Bersama Masyarakat, Polres Gunung Mas Buka Ruang Dialog dengan Komunitas

Ombudsman RI Perwakilan Kalteng Supervisi Pelayanan Publik di Polres Gunung Mas

20 Okt 2026 - 11:53 WIB

Ombudsman RI Perwakilan Kalteng Supervisi Pelayanan Publik di Polres Gunung Mas

Lima Fraksi DPRD Katingan Minta Raperda Modal Rp20 Miliar Untuk PT KMP Ditunda

19 Okt 2026 - 16:11 WIB

Lima Fraksi DPRD Katingan Minta Raperda Modal Rp20 Miliar Untuk PT KMP Ditunda

Dukung Kelancaran Aktivitas Masyarakat, Kapolres Gunung Mas Pantau Personel di Lapangan

19 Okt 2026 - 14:49 WIB

Dukung Kelancaran Aktivitas Masyarakat, Kapolres Gunung Mas Pantau Personel di Lapangan

Delapan Orang Positif Tes Urine, Polres Katingan Periksa Dua Tempat Hiburan Malam

18 Okt 2026 - 12:46 WIB

Delapan Orang Positif Tes Urine, Polres Katingan Periksa Dua Tempat Hiburan Malam
Trending di Berita Utama
error: Content is protected !!