Menu

Mode Gelap
Festival Budaya Isen Mulang Merupakan Momentum “Sakral”, Pelestarian Budaya di Tengah Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Lingkungan DLH Gelar Workshop Pengelolaan Sampah Organik Vivi Anita Elka Terpilih Jadi Ketua HIPMI Gunung Mas Periode 2026-2029 HIPMI Gunung Mas Harus Bangun Kemitraan dan Perkuat Kolaborasi dengan Pemda dan BUMN Wabup Firdaus Tegaskan Aspirasi Masyarakat Hasil Reses DPRD Jadi Perhatian Pemkab Katingan Polres Gunung Mas Pastikan Berita Viral “Tangan Kaki Digergaji” Adalah Hoaks

Berita Utama

Cegah Karhutlah Perlu Sinergitas

badge-check


					Foto : Pransang. Sekda Katingan saat membacakan sambutan Bupati Sakariyas pada acara Rakornis Pencegahan dan Kesiapsiagaan menghadapi Karhutlah. Perbesar

Foto : Pransang. Sekda Katingan saat membacakan sambutan Bupati Sakariyas pada acara Rakornis Pencegahan dan Kesiapsiagaan menghadapi Karhutlah.

KASONGAN – Mencegah dan mengantisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutlah) di Kabupaten Katingan, sinergitas antar stakeholder perlu ditingkatkan.

Dikatakan Bupati Katingan Sakariyas melalui sambutan yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Pransang, peningkatan sinergitas antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri dan Masyarakat penting dilakukan untuk mencegah terjadinya Karhutlah di Kabupaten Katingan.

“Penanganan Karhutlah, tidak hanya menjadi tanggungjawab salah satu instansi, tetapi kita semua, baik pemerintah daerah, TNI, Polri, para relawan dan masyarakat,” Ungkap Pransang, Sekda Katingan, pada kegiatan Rakor Karhutlah di Kasongan, Selasa (30/05/2023).

Lebih lanjut dikatakan Pransang, Pemerintah Daerah telah menetapkan tahun 2023, Kabupaten Katingan bebas asap, namun hal tersebut dibutuhkan dukungan dan kesadaran semua pihak termasuk masyarakat untuk menjaga hutan dan lahan dari Karhutlah.

“Kita bisa bebas dari asap, asalkan bersama kita menjaga hutan dan lahan, serta tidak melakukan pembakaran baik di hutan maupun lahan,” Katanya.

Khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Katingan sebagai leading sector penanggulangan bencana, diharapkan selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak berkepentingan, terkait guna melakukan pencegahan ataupun penindakan terhadap Karhutlah sehingga dapat diatasi bersama-sama.

Diakui Pransang, potensi ancaman kebakaran hutan dan lahan dari tahun ke tahun, memiliki eskalasi dan karakter yang berbeda-beda, pasalnya kondisi lahan, cuaca, dan iklim ditambah dengan peningkatan aktivitas masyarakat semakin tinggi, kemungkinan terjadinya Karhutlah dapat terjadi kapan saja, namun dengan terbangunnya sinergitas antar stakeholder, masalah karhutlah dapat diatasi.

“Yang terpenting adalah membangun sinergitas dan komunikasi, pasti Karhutlah di Katingan, bisa di atasi,” Tandasnya. (Vry).

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Festival Budaya Isen Mulang Merupakan Momentum “Sakral”, Pelestarian Budaya di Tengah Masyarakat

20 Mei 2026 - 09:28 WIB

Festival Budaya

Tingkatkan Kesadaran Lingkungan DLH Gelar Workshop Pengelolaan Sampah Organik

20 Mei 2026 - 07:55 WIB

Vivi Anita Elka Terpilih Jadi Ketua HIPMI Gunung Mas Periode 2026-2029

19 Mei 2026 - 09:54 WIB

HIPMI Gunung Mas Harus Bangun Kemitraan dan Perkuat Kolaborasi dengan Pemda dan BUMN

18 Mei 2026 - 19:51 WIB

Wabup Firdaus Tegaskan Aspirasi Masyarakat Hasil Reses DPRD Jadi Perhatian Pemkab Katingan

18 Mei 2026 - 15:08 WIB

Trending di Berita Utama
error: Content is protected !!