Menu

Mode Gelap
DPRD Ajak Warga Jaga Ketertiban saat Nobar Final Piala Dunia DPRD Dukung Usulan Revitalisasi Puluhan Sekolah Ketua DPRD : Jangan Sampai Aktivitas Penambang Emas Merusak Infrastruktur Banggar DPRD Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat Pemuda Pengedar Sabu Ditangkap Polisi di Desa Dandang dalam Operasi Antik Telabang 2026 Banggar DPRD Sampaikan Rekomendasi terhadap Raperda APBD 2025

Kalimantan Tengah

DPRD Gumas Gelar RDP Antara Warga Desa Tumbang Lampahung dengan PT ATA

badge-check


					FOTO : Anggota DPRD Gumas Rayaniatie Djangkan. Perbesar

FOTO : Anggota DPRD Gumas Rayaniatie Djangkan.

KUALA KURUN – Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara PT Arcepilago Timor Abadi (ATA) dengan masyarakat Desa Tumbang Lampahung, Kecamantan Kurun.

“Iya, kami telah menggelar RDP untuk menindaklanjuti permohonan masyarakat Desa Tumbang Lampahung dengan PT ATA soal penyelesaian lahan,” ucap anggota DPRD Gumas Rayaniatie Djangkan, Senin (17/4/2023).

Menurut Rayaniatie, masyarakat yang menuntut sekitar 30 kepala keluarga (KK). Sesuai mekanisme yang ada, lahan warga sudah jelas ada kepemilikannya, termasuk ada didalamnya tanam tumbuh serta bangunan pondok.

Ia menilai identitas tanah masyarakat sudah jelas, dimana pengukuran pun sudah dilakukan dan tinggal pembayarannya saja. Namun masih tertunda karena ada warga di Desa Tokun wilayah Kabupaten Kapuas yang mengklaim lahan tersebut.

“Dengan adanya RDP ini diharapkan pihak PT ATA ini segera dilakukan pembayaran. Jangan lagi menunda-nunda untuk menyelesaikan lahan itu. Kami terus memantau sampai ada penyelesaian,” terangnya.

Hal yang sama dikatakan anggota DPRD Gumas dari partai Demokrat, Untung Jaya Bangas agar persoalan ini tidak berlarut-larut karena sudah ada titik temu. PT ATA agar dapat segera mungkin menyelesaikan persoalan pembayaran lahan masyarakat.

Sementara itu, Managemen PT ATA Bramasto menjelaskan, pihaknya akan menerima kesepakatan dari RDP tersebut. Hasil RDP ada tiga poin yang disepakati, yakni mempercepat GRTT, mempercepat perizinan PT ATA serta percepat monitoring.

“Sebagai komitmen kami dari PT ATA menyambut baik RDP ini, sehingga proses-proses GRTT bisa lebih dipercepat. Yang artinya pembayaran akan segera diselesaikan dari lahan warga ini,” pungkasnya.(AN/Nop).

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

DPRD Ajak Warga Jaga Ketertiban saat Nobar Final Piala Dunia

17 Juli 2026 - 09:45 WIB

DPRD Dukung Usulan Revitalisasi Puluhan Sekolah

15 Juli 2026 - 14:11 WIB

Ketua DPRD : Jangan Sampai Aktivitas Penambang Emas Merusak Infrastruktur

13 Juli 2026 - 09:29 WIB

Banggar DPRD Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat

10 Juli 2026 - 13:48 WIB

Pemuda Pengedar Sabu Ditangkap Polisi di Desa Dandang dalam Operasi Antik Telabang 2026

8 Juli 2026 - 16:09 WIB

Trending di Berita Utama
error: Content is protected !!