Wilayah Gumas Mulai Terdampak Kabut Asap, Masyarakat Diimbau Kurangi Aktifitas Luar Rumah

35

 

KUALA KURUN – Anggota DPRD Gumas Febrianto, mengatakan dampak kemarau panjang menyebabkan terjadinya kebakaran lahan dan huta (Karhutla) sehingga menimbulkan terjadinya kabut asap di Kabupaten Gunung Mas.

“Di Kabupaten Gumas mulai terlihat kabut asap meskipun masih tipis. Karena itu kami mengimbau masyarakat di wilayah Kabupaten Gumas agar bisa mengurangi aktifitas keluar rumah atau menggunakan masker apabila harus ke luar rumah,” jelas Pebrianto, Senin 25 September 2023.

Dia juga mengingatkan masyarakat bahwa dampak kabut asap dapat menimbulkan berbagai penyakit khususnya terganggunya saluran pernapasan atau Ispa. Akibat dampat tersebut bisa menyebabkan orang dewasa dan anak-anak rentang terserang penyakit saluran pernapasan.

“Kita meminta kepada Pemerintah daerah segera melakukan pengawasan kepada masyarakat. Apabila perlu dilakukan pembagian masker gratis atau secara cuma-cuma kepada masyarakat apabila kabut asap dipandang sudah membahayakan Kesehatan,” ungkapnya.

Lanjutnya, apabila merasakan pernapasannya mulai terganggu atau batuk-batuk agar melakukan pengecekan kesehatan ke rumah Puskesmas terdekat atau Rumah Sakit. Kemudian, apabila masyarakat hendak ke luar rumah sebaiknya melihat kondisi cuaca dan suhu udara. Jika suhu udara panas sekali sebaiknya tidak perlu ke luar rumah atau menggunakan alat pelindung tubuh.

“Kita kembali mengimbau masyarakat agar jangan membakar hutan ketika akan membuka lahan baru. Tunggu sampai musim kemarau usai atau berkonsultasi dinas instansi terkait barangkali ada solusi membuka lahan baru tanpa membakar hutan,” pungkasnya. (AN)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.