KASONGAN – HaloKalteng.Com – Menjaga keamanan dan kerukunan masyarakat menjadi tanggung jawab bersama. Hal tersebut menjadi salah satu fokus Kodim 1019 Katingan melalui kegiatan Pembinaan Komunikasi (Binkom) Cegah Konflik Sosial yang melibatkan berbagai unsur di Kabupaten Katingan, Kamis 27 Agustus 2026.
Kegiatan yang digelar di Aula Prajurit Kodim 1019 Katingan ini diikuti perwakilan Polres Katingan, Kesbangpol, Satpol PP dan Damkar, PWI Katingan, Batamad, Fordayak serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dengan materi yang berkaitan dengan upaya menjaga persatuan serta mencegah munculnya konflik di tengah masyarakat. Ketua Tim Binkom Cegah Konflik Sosial, Letkol Inf Fernando Batubara, memberikan pembekalan mengenai wawasan kebangsaan untuk menuju Indonesia Emas.
Selain itu, Wakapolres Katingan Kompol Wahyu Satiyo Budiarjo menyampaikan materi mengenai peran kepolisian dalam mencegah konflik sosial. Sementara Sekretaris Badan Kesbang dan Politik Kabupaten Katingan, Wanto, membahas peran seluruh komponen masyarakat dalam mencegah konflik sosial di wilayah Kabupaten Katingan.
FOTO : Suasana kegiatan Binkom Cegah Konflik Sosial yang melibatkan berbagai unsur di Kabupaten Katingan, di Aula Kodim 1019 Katingan.
Dandim 1019 Katingan Letkol Kav Prima Wahyudi mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran bersama agar potensi konflik dapat dicegah sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
“Terima kasih atas kehadiran para peserta yang telah mengikuti kegiatan pembinaan komunikasi cegah konflik sosial. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua, khususnya dalam upaya mencegah konflik sosial di kemudian hari,” kata Prima Wahyudi.
Dia menyampaikan bahwa kondisi Kabupaten Katingan hingga saat ini masih relatif kondusif. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu terus dijaga dengan membangun komunikasi dan kerja sama yang baik antara pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat.
“Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada kendala yang menimbulkan konflik antarsesama masyarakat ataupun yang lainnya di Kabupaten Katingan. Semoga hal ini akan selalu terjaga,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Asisten Intelijen Kepala Staf Angkatan Darat (Asintel Kasad) Mayor Jenderal TNI Drajad Brima Yoga melalui Ketua Tim Binkom Cegah Konflik Sosial Letkol Inf Fernando Batubara menyampaikan bahwa konflik sosial merupakan salah satu persoalan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan menghambat pembangunan nasional.
“Upaya pencegahan terjadinya konflik sosial merupakan langkah strategis yang perlu dilakukan pemerintah agar konflik sosial tidak semakin meluas, sehingga stabilitas keamanan yang kondusif tetap terjaga,” ujar Letkol Inf Fernando saat menyampaikan sambutan Asintel Kasad.
Dia juga mengajak seluruh komponen bangsa untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta meningkatkan kepedulian terhadap berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan masyarakat. Menurutnya, informasi mengenai potensi konflik perlu segera disampaikan kepada pihak berwenang agar dapat dilakukan langkah pencegahan.
“Apabila terdapat hal yang mengarah pada potensi konflik di sekitar tempat tinggal masing-masing, dapat menyampaikan informasi kepada pihak yang berwenang, sehingga upaya preventif dapat ditempuh guna menghindari kerugian,” katanya.
Kegiatan Binkom Cegah Konflik Sosial tersebut dilaksanakan dengan metode ceramah dan tanya jawab. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai wawasan kebangsaan dan pencegahan konflik, tetapi juga diberikan ruang untuk berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang berpotensi muncul di wilayah.
Kodim 1019 Katingan berharap kegiatan tersebut dapat semakin memperkuat koordinasi dan sinergitas antarkomponen masyarakat. Dengan komunikasi yang terjalin baik, berbagai potensi konflik diharapkan dapat diketahui dan ditangani sejak dini, sehingga situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Katingan tetap aman serta kondusif. (AN)