PALANGKA RAYA – HaloKalteng.com – Luasnya wilayah Kabupaten Katingan serta masih adanya sejumlah desa yang mengalami keterbatasan jaringan telekomunikasi menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan pelayanan publik. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan menerima hibah sebanyak 287 perangkat internet satelit Starlink dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng).
Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di GOR Indoor Serbaguna Palangka Raya, Kamis 7 Agustus 2026.
Ratusan perangkat Starlink itu akan ditempatkan di berbagai fasilitas pelayanan publik yang berada di wilayah blankspot, mulai dari Puskesmas, Puskesmas Pembantu (Pustu), sekolah, pos pemadam kebakaran (Damkar), hingga kantor desa.
Bupati Katingan Saiful menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atas dukungan yang diberikan kepada daerah. Menurutnya, akses internet kini menjadi salah satu kebutuhan penting untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Hibah ini sangat membantu Katingan, terutama untuk wilayah yang masih blankspot. Kita ingin perangkat ini benar-benar ditempatkan di lokasi yang membutuhkan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, baik untuk kesehatan, pendidikan, pelayanan pemerintahan desa maupun penanganan keadaan darurat,” jelas Saiful.
Dia menegaskan bahwa seluruh perangkat akan dimanfaatkan sesuai kebutuhan di lapangan agar mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Selain itu, seluruh penerima juga diminta menjaga dan merawat perangkat agar dapat digunakan secara optimal dalam jangka panjang.
Pemanfaatan Starlink diyakini akan memperkuat pelayanan kesehatan melalui sistem administrasi dan pelaporan berbasis digital. Di sektor pendidikan, konektivitas internet akan membuka akses yang lebih luas bagi guru dan peserta didik terhadap berbagai sumber pembelajaran digital.
Sementara itu, keberadaan internet di pos Damkar diharapkan mempercepat koordinasi saat menghadapi kebakaran maupun kondisi darurat lainnya. Begitu pula bagi pemerintah desa, akses internet akan mendukung pelayanan administrasi, komunikasi antarlembaga, serta pelaksanaan pemerintahan berbasis digital yang lebih efektif.
Melalui hibah tersebut, Pemkab Katingan berharap kesenjangan akses internet antarwilayah dapat terus dikurangi. Dengan konektivitas yang semakin merata, pelayanan publik di bidang kesehatan, pendidikan, pemerintahan desa, hingga penanggulangan keadaan darurat diharapkan semakin cepat, mudah, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat. (AN)