Operasi Pencarian Berbuah Hasil, Bripda Nopandri Ramadhana Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Katingan

KASONGAN – HaloKalteng.Com – Operasi pencarian terhadap dua anggota Polri yang hilang saat menjalankan tugas pemberantasan narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, akhirnya membuahkan hasil. Setelah dilakukan penyisiran selama beberapa hari, tim gabungan menemukan Bripda Nopandri Ramadhana (24) dalam keadaan meninggal dunia, Sabtu 4 Juli 2026.

Korban ditemukan sekitar pukul 15.55 WIB di daerah aliran Sungai Katingan, tepatnya di seberang Desa Tumbang Lahang, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan. Saat ditemukan, jasad korban terapung dan tersangkut pada ranting kayu di pinggir sungai.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono membenarkan penemuan tersebut. Dia mengatakan, tim gabungan yang melakukan pencarian langsung mengevakuasi jasad Bripda Nopandri setelah memastikan identitas korban.

“Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Selanjutnya dilakukan evakuasi menuju posko dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses autopsi,” kata AKBP Dodik Hartono.

Penemuan Bripda Nopandri menambah daftar personel Polri yang gugur dalam operasi tersebut. Sebelumnya, Aipda Anumerta Yudhie Perdana Putra ditemukan lebih dahulu dalam kondisi meninggal dunia di sebuah lanting di tepian Sungai Katingan pada Rabu (1/7/2026), tidak lama setelah peristiwa terjadi.

Sementara itu, satu anggota Polri lainnya, Aiptu Sumariyanto, hingga kini masih belum ditemukan. Tim gabungan yang terdiri dari personel Polri bersama unsur terkait terus memperluas area pencarian dengan menyisir aliran Sungai Katingan dan sejumlah lokasi yang diduga menjadi titik keberadaan korban.

Diketahui, ketiga anggota Polri tersebut hilang saat melaksanakan operasi pemberantasan peredaran narkoba di Desa Tumbang Kalemei. Selain melanjutkan pencarian terhadap Aiptu Sumariyanto, kepolisian juga masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara menyeluruh kronologi kejadian yang menyebabkan gugurnya para personel tersebut.

Operasi pencarian hingga Sabtu malam masih terus berlangsung dengan harapan satu anggota yang belum ditemukan dapat segera diketahui keberadaannya. (AN)

Facebook Comments Box